Gubernur Sumbar Kunjungi Keltan Bukit Gompong Sejahtera Nagari Koto Gadang Guguk

65

| padangexpo.com

Dalam rangkaian program 100 hari kerja Gubernur Sumatera Barat terpilih periode 2021-2024 Gubernur H. Mahyeldi Ansharullah,SP melakukan kunjungan kerja di Jorong Bukit Gompong, Nagari Koto Gadang Guguk, Kabupaten Solok, Sabtu 13 Maret 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah,SP, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat Dr. Hermanto, SE.,MM, Bupati Solok diwakili Askoor Ekbangkesra Medison, S. Sos.,M. Si, Wali Nagari Koto Gadang Carles Camra, Camat Gunung Talang Drs. Misran, MM, Forkopimda Kabupaten Solok, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat beserta jajaran, Kepala SKPD lingkup Pemda Kabupaten Solok.

Bupati Solok diwakili Askoor Ekbangkesra Medison, S. Sos.,M. Si sebelumnya menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur Sumatera Barat serta undangan yang hadir bahwa Plh Bupati Solok tidak bisa hadir dalam kesempatan tersebut dikarenakan masih ada agenda.

Medison menjelaskan bahwa pelaksanaan kunjungan kerja ini dilaksanakan di Jorong Bukit Gompong, Nagari Koto Gadang Guguk ini berada pada ketinggian 1.520 mdpl.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Solok merupakan salah satu sentral pertanian organik Kelompok Tani Bukit Gompong Sejahtera yang mempunyai lahan area kelompok tani seluas 32 Ha.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami masyarakat Kabupaten Solok, karena dalam agenda 100 hari kerja Gubernur Sumatera Barat mengunjungi Kabupaten Solok dalam rangka penyerahan beberapa penghargaan untuk kelompok tani organik,” ujarnya.

Ditambahkan, Kabupaten Solok memiliki 14 Kecamatan, 74 Nagari dan 414 Jorong. Sedangkan sentral pertanian Kabupaten Solok berada pada Gunung Talang yang tepat berada dibelakang Jorong Bukit Gompong.

Data dari BPJS Kabupaten Solok menjelaskan Kabupaten Solok memiliki keunggulan dalam sektor pertanian, yang mana nilai PDRB lebih kurang 38,4%  sektor pertanian untuk pertanian Kabupaten Solok, sehingga kunjungan Gubernur sangat relevan untuk datang ke Kabupaten Solok sesuai dengan visi dan misi Gubernur Sumatera Barat.

Baca Juga :  Pemkab Solok Gelar Vaksinasi CoVID-19 Tahap Dua Bagi TNI- POLRI dan Kantor Pelayanan Publik

Sementara ini, dalam bidang pertanian Kabupaten Solok memiliki beberapa persoalan diantaranya pemasaran produk organik,”Semoga kita dapat menyelesaikan permasalahan ini dan mencari solusinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam hal ini pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Solok siap untuk mensukseskan program dari Gubernur provinsi Sumatera Barat.

“Pertanian organik ini adalah pertanian masa depan, maka dengan hal ini pemerintah daerah Kabupaten Solok sangat mendukung program pertanian organik ini,” terangnya.

Pengurus Kelompok Tani Bukit Gompong Sejahtera Ilham Meda Putra mengatakan, adapun tanaman yang ditanam merupakan kebun percontohan yang akan di budidayakan secara massal,”Selain berkebun, kami juga beternak kambing, karena kambing sangat bermanfaat bagi kami, mulai dari kotoran dan urinnya dapat dijadikan sebagai pupuk untuk tananam kita ini,” jelasnya.

Anggota DPR RI Dr. Hermanto, SE.,MM menambahkan acara ini merupakan indikator bagi Gubernur untuk mensukseskan program dalam bidang pertanian.

“Saya berharap pada lahan pertanian yang sekarang ini jangan sampai ada alih fungsi lahan dan berharap pemerintah daerah dapat memberikan perlindungan kepada kelompok tani Bukit Gompong Sejahtera ini,” terangnya.

Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, SP dalam kesempatan tersebut menjelaskan akan mendorong kelompok tani untuk menanam jagung, sebab kebutuhan masyarakat di Sumatera Barat untuk jagung kurang lebih 600 ton per hari. Tidak hanya bagi masyarakat namun dapat dipergunakan juga untuk pakan ternak.

“Kita perlu menjaga kestabilan harga agar petani Sumatera Barat semangat dalam menanam tanaman organik,” ujarnya.

Selain sektor UMKM, sektor pertanian selalu melakukan pergerakan dan perbaikan agar ekonomi masyarakat dalam bidang pertanian dapat meningkat karena masyarakat Sumatera Barat kebanyakan bekerja pada sektor pertanian. Oleh karena itu kedepannya harus lebih serius dan fokus mendukung masyarakat dalam bidang pertanian.

Baca Juga :  Bupati Solok H.Gusmal Buka Muscab IBI Kabupaten Solok ke IX Tahun 2021

Mendorong BUMN dan BUMD untuk mengkosumsi produk organik dari masyarakat sendiri

Gubernur juga mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat serius dalam menjalankan program pertanian organik ini, supaya Pemerintah Provinsi dan Daerah dapat memberikan kepastian kepada masayrakat.

“Mengucapakan terimakasih kepada para petani milenial dan insyallah Sumatera Barat akan menghadirkan 100 ribu lebih milenial enterpreuner, karena milenial pada saat ini akan menjadi pemimpin pada masa yang akan datang, maka kita harus serius dalam memperhatikan dan memberikan motivasi, arahan dan dukungan kepada para milenial kita ini,” ulas Gubernur.

Dalam hal ini ia juga berpesan untuk seluruh pegawai di Provinsi Sumatera Barat agar mengkonsumsi produk organik yang berasal dari Sumatera Barat, kita yang membuat dan kita yang mengkonsumsi dan kita sebarkan ke daerah-daerah lain agar dapat maju dan berkembang kedapannya.

“Untuk para penyuluh dan pakar petani organik untuk dapat mendukung dan mendampingi kelompok petani organik untuk pengembangan pertanian organik di Sumatera Barat,”

Usai acara sambutan lalu dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat organik ke operator organik se Sumatera Barat, diantaranya :

  • Lugu’s Tea ( Kab. Solok )
  • Bukik Gompong Organik Garden ( Kab. Solok )
  • Alnajmi Organik ( Kab Solok )
  • Kelompok Tani Simpang Tigo (Kabupaten Padang Pariaman)
  • Organik Mandiri (Kabupaten Tanah Datar)
  • Kelompok Tani Lurah Sepakat (Kabupaten Agam)
  • Keynara Organik (Kabupaten Agam)
  • Kelompok Tani Sehati (Kabupaten Lima Puluh Kota)
  • Kelompok Tani Tuah Sakato (Kabupaten Lima Puluh Kota )
  • Kelompok Tani Lembuti II (Kota Padang Panjang )
  • Rosemery Organik (Kota Padang Panjang). (d79)