Pemkab Solok Gelar Rakor Perencanaan Pembangunan Tahun 2021 di Auditorium Gubernur Sumbar

40

| padangexpo.com 

Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Pemerintah Kabupaten Solok menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa 9 Maret 2021.

Hadir dalam kegiatan rapat koordinasi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, Plh Bupati Solok Aswirman,SE.,MM, Kepala Bappeda Sumatera Barat Hansastri.

Plh Bupati Solok Aswirman,SE.,MM menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat maupun Nasional. Namun, masih ada permasalahan pada beberapa sektor di Kabupaten Solok.

Adapun permasalahan tersebut terletak pada sektor koperasi dan usaha yang masih minimnya akses modal koperasi dan UMKM terhadap dunia Perbankan serta belum optimalnya fungsi dan kelembagaan koperasi yang ditunjukkan masih tingginya persentase jumlah koperasi yang tidak aktif.

Selain itu juga, belum optimalnya akses pemasaran dan promosi bagi produk koperasi dan belum meratanya standar produk koperasi serta UMKM.

Sedangkan pada sektor investasi, masih belum meratanya realisasi investasi yang ada di Kecamatan maupun Nagari, dan belum meratanya ketersediaan serta kualitas infrastruktur penunjang investasi, tenaga kerja lokal pada kegiatan PMA dan PMDN, terjadinya dinamika sosial di masyarakat yang mempengaruhi kepastian dan keamanan berusaha.

Pada sektor pariwisata masih belum optimalnya konektifitas infrastruktur transportasi menuju destinasi wisata, terbatasnya atraksi di destinasi wisata, terbatasnya amenitas pada destinasi wisata, belum tertananmnya nilai-nilai hosptality di masyarakat, belum optimalmya penerapan branding dan aktifitas promosi serta terbatasnya kuantitas maupun kualitas dari produk ekonomi kreatif.

Dalam sektor perdagangan, masih terdapat permasalahan dominasi barang impor, kerentanan fluktuasi harga barang konsumsi terutama bahan pokok, masih belum optimalnya pemasaran dan produk industri lokal serta belum meratanya penerapan standar produk dan teknologi informasi dalam perdagangan.

Baca Juga :  Bupati Solok H.Gusmal,SE.,MM Lantik 55 Wali Nagari Terpilih se Kabupaten Solok

Pada sektor pertanian, produktifitas pertanian belum optimal hal ini disebabkan belum optimalnya aktifitas ekonomi pertanian dari hulu ke hilir, terbatasnya ketersediaan benih yang berkulitas, tingginya gangguan hama dan penyakit pada tanaman dan rendahnya regenerasi petani dan akses permodalan, selain itu menurunnya luas lahan pertanian yangg disebabkan oleh intensitas pembangunan sektor non pertanian yg sangat tinggi seperti pembangunan pemukiman dan kawasan industri.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan Kabupaten Solok mempunyai pesona alam yang indah dengan pemandangan 4 Danau dan 4 Gunung serta hamparan kebun teh, sehingga Solok memiliki potensi perkembangan objek Pariwisata di Sumatera Barat.

Selain itu, Kabupaten Solok juga memiliki pemandian air hangat yang merupakan potensi Kabupaten Solok untuk dapat terus dikembangkan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy juga mengatakan, salah satu pusat multikultura sumbar adalah alahan panjang yg dapat untuk terus dikembangkan karena mempunyai hasil pertanian seperti cabe dan tomat.

“Hal yang bisa dikembangkan di alahan panjang adalah sapi perah utk sumbar suhu dan cuaca nya cocok, salah satu ikon dari Kabupaten Solok adalah ayam kokok balenggek, dan itu jangan sampai punah,” harapnya.

Selain itu, Solok juga terkenal dengan berasnya yang dapat dipromosikan sehingga dapat terus meningkatkan marwah dari bareh (beras.red) Solok.

“Solok bisa menjadi pendukung visi dan misi dari Gubernur dan Wakil Gubernur dalam untuk sumbar yang bisa menjadi salah satu prosuden jagung dan beras,” terangnya. (d79)