Rakor Dinas Pariwisata se Sumbar, Wagub Audy Berikan Tagline Mentawai 3T

57
Wagub Sumbar Audy Joinaldy saat mendarat di Mentawai, Selasa 23 Maret 2021 menghadiri Rakor menggunakan helikopter (Ist.)

| padangexpo.com

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy buka kegiatan Rapat Koordinasi Dinas Pariwisata se Sumbar di Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa 23 Maret 2021.

Seperti janjinya pada waktu kampanye pada 2020 lalu, bahwa Mentawai akan dibangun seperti Bali karena di Kepulauan Mentawai banyak yang bisa dikelola dengan baik agar Mentawai tidak lagi menjadi Mentawai yang tertinggal, terbelakang dan termiskin.

Hadir dalam pembukaan Rapat Koordinasi tersebut Ketua BKOW Sumbar Ny. Fitriani Audy Joinaldy, Bupati Yudas Sabagalet, Wabup Kortanius, Ketua Tim Penggerak PKK Kepulauan Mentawai Ny. Rosmaida Yudas, Forkopimda, Kadis Pariwisata Sumbar, Novrial, Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman, Sekdakab Mentawai, Kepala Dinas Pariwisata se Sumbar, asisten dan beberapa kepala OPD dilingkup Pemkab Mentawai.

Dalam kesempatan tersebut Wagub Audy mengatakan bahwa mentawai adalah 3T terluar, tertinggal dan terbelakang. Namun ia mempunyai keyakinan bahwa Pariwisata Mentawai 3T adalah Terindah, Terbaik dan Ternama.

Orang nomor dua di Sumbar itu pun memberi sebutan 3T untuk daerah Kepulauan Mentawai tersebut.

“Saya sangat tertarik dan melihat sesuatu yang luar biasa di Kepulauan Mentawai, potensi wisata luar biasa, “ujar Audy.

Wagub menjelaskan luas wilayah Sumatera Barat 42.297,30 km² lebih luas dari pada luas wilayah provinsi Jawa Barat yang padat penduduk dengan 35.377,76 Km2. Namun luas wilayah Sumbar lebih didominasi dengan wilayah perairan dan ada 6.000 km2 itu kepulauan Mentawai yang tidak terpisahkan.

Dalam hal ini, Audy menceritakan program dan kegiatan dalam RPJMD Sumbar 2021-2024 yang menetapkan destinasi unggulan per Kabupaten/Kota di Sumbar dan satu unggulan yang nantinya mampu dikembangkan sebagai wisata Dunia.

“Saya akan membawa para investor untuk melihat potensi wisata yang ada di Mentawai. Semoga nantinya ada yang berminat untuk memajukan pembangunan sebuah dermaga besar yang mampu menampung kapal Internasional yang bersandara di Kepulauan Mentawai. Ini kerja besar yang harus dikerjakan bersama-sama yang bertujuan membangun daya tarik wisata Mentawai agar lebih maju untuk dikunjungi wisatawan,” ujarnya.

Baca Juga :  Berkas Perkara Tindak Pidana Ustad MS Terkait Pencabulan Anak di Bawah Umur Sudah P21

Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet menjelaskan bahwa jumlah penduduk Indonesia saat ini berjumlah sekitar 300 juta Penduduk, dan 250 juta pergerakan orang berwisata domestik nusantara. Maka dari itu perlu menciptakan pergerakan Wisata Domestik, ada jatah kue kunjungan Wisata Nusantar untuk dinikmati Mentawai.

“Kita perlu menciptakan pergerakkan wisata domestik itu ada jatah kue kunjungan wisata nusantara ada dinikmati Mentawai,” Terangnya.

Untuk kemajuan Pariwisata Sumbar Wakil Guburnur Sumatera Barat Audy Joinaldy menyampaikan perlu pemikiran  bersama Kepala Dinas Pariwisata se-Sumbar, pihak-pihak pelaku pengembang wisata dan lain-lain, bagaimana menciptakan suasana yang bersih, nyaman dan pelayanan memberikan kesan baik untuk orang datang kembali mengunjungi lokasi wisata tersebut.

Bupati Mentawai Yudas Sabagalet dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi pelaksanaan Rakor Kepariwisataan ada di Kepulauan Mentawai. Jika perlu setiap kegiatan Rakor Sumatera Barat dibawa ke Mentawai, kami akan berikan layanan semaksimal mungkin yang kami miliki.

Lanjut Yudas Sabaggalet, katakan dalam kondisi saat ini, Mentawai tidak seburuk tagline 3T yang dibayangkan banyak orang, namun Mentawai saat ini telah maju menjadi daerah berkembang dengan fokus pembangunan yang difokuskan pada sektor pariwisata.**

Pewarta                : Delau
Editor                    : d79