Akibat Melonjaknya Kasus Positif, Pemkab Agam Gelar Rakor Penanganan CoVID-19

39
Bupati Agam, Andriwarman (Ist.)

| padangexpo.com

Pemerintah Kabupaten Agam gelar Rapat Koordinasi Gabungan penanganan Covid-19 di Aula Kantor Bupati Agam, Jumat, 23 April 2021.

Rapat yang berlangsung hingga menjelang berbuka puasa itu, dipimpin Bupati Agam Andriwarman dihadiri oleh Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, unsur Forkopimda diantaranya Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Agam, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Agam M.Dt.Maruhun dan para Kepala OPD.

Rapat koordinasi digelar karena terdapat lonjakan kasus  positif Covid-19 di Kabupaten Agam yang dalam dua pekan terakhir sudah memperlihatkan gejala memprihatinkan, bahkan sudah muncul klaster-klaster baru yang berdampak luas di seluruh kecamatan.

Yang memprihatinkan, klaster baru yang muncul saat ini, didominasi beberapa kelompok kasus di beberapa sekolah, menyusul munculnya kasus positif di IPDN Baso, MAN Pulai Lubuk Basung, SMAN 1 Lubuk Basung, SMAN 2 Lubuk Basung, SMPN 2 Lubuk Basung dan beberapa sekolah lainnya.

Menyikapi kondisi itu, Bupati Agam menginstruksikan penghentian sementara kegiatan tatap muka Proses Belajar Mengajar (PBM) yang sudah diberlakukan di Kabupaten Agam sejak akhir tahun lalu.

Menurut Khasman Zaini Juru bicara Satgas Covid-19 Agam menyebutkan, keputusan tentang penghentian sementara kegiatan tatap muka PBM khususnya untuk SD dan SMP, sudah menjadi keputusan bulat yang disetujui bupati Agam, “ Surat Keputusannya masih diproses, dan akan segera diedarkan, “ungkapnya.

Selain penghentian sementara kegiatan tatap muka PBM, beberapa keputusan penting juga disepakati dalam rapat Koordinasi tersebut adalah memaksimalkan sosialisasi penerapan Protokol Kesehatan (Prokes)  ditengah masyarakat, yang diberlakukan mulai dari tingkat Nagari, Kecamatan sampai ke tingkat Kabupaten, “jelas Khasman.

Terdapatnya lonjakan kasus positif baru Covid-19 di Kabupaten Agam dalam dua pekan terakhir, diduga dipicu makin longgarnya disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, dari pantauan awak Media Padang Expo dilapangan, sejak awal Ramadhan  didapati kegiatan masyarakat semakin ramai, terutama di pasa pabukoan, dan kegiatan ibadah di mesjid yang dikira minim pengawasan protokol kesehatan, disamping itu mengendornya disiplin pihak sekolah dalam mengawasi warga sekolah dalam penerapan protokol kesehatan. (99 HR)

Baca Juga :  Cegah CoVID-19, Ninik Mamak Pasia Laweh Siapkan Rumah Gadang Untuk Ruang Isolasi