Menyusul Kesuksesan MASPETTAG Masuk Dalam Top 45, “Parade Lansia” Lolos dalam TOP 99 2021

47

| padangexpo.com

Menyusul kesuksesan MASPETTAG (Masyarakat Peduli TB Tanjung Gadang) masuk dalam TOP 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun lalu, Inovasi Parade Lansia kembali dinilai setelah dinyatakan lolos dalam TOP 99 pada 17 Juni 2021.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir didampingi Kepala Puskesmas Sijunjung, drg. Deby Puri Perta, Pengelola Program, Riri Awalia, S.Gz mengikuti rangkaian seleksi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi secara virtual pada Jumat (2/07/21) di hadapan 11 juri yang dipimpin oleh Prof. J.B. Kristiadi, selaku Ketua Tim Panel Independen KIPP 2021.

Benny meyakinkan Tim Panel bahwa Parade Lansia dengan arak-arakan lansia sambil bernyanyi dan bertepuk tangan tidak hanya memberikan semangat hidup dan kesempatan aktualisasi diri para lansia dalam memotivasi peningkatan kesehatan ibu dan anak sehingga mampu mangangkat  persentase kunjungan Posyandu balita menjadi 90%, meningkatkan jumlah kunjungan Posyandu lansia rata-rata menjadi 50 org/bulan, menaikkan strata posyandu balita dari Purnama menjadi Mandiri, meningkatkan pemanfaatan buku KIA menjadi 100%, meningkatkan cakupan ASI eksklusif menjadi 80% menekan AKI/ AKB dan meningkatkan umur harapan hidup.

Tidak hanya itu, Parade Lansia berdampak pada perolehan penghargaan SWASTI SABA WISTARA yang ke II dari Kementerian Kesehatan untuk Kabupaten Sijunjung pada 2017.

Sejak diimplementasikan tahun 2017 di Jorong Nagari Koran Nagari Pematang Panjang memberikan dampak yang signifikan pada capaian SPM kesehatan dan peningkatan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) sehingga inovasi ini juga dikembangkan di Nagari Kandang Baru dan 13 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sijunjung.

Melihat keunikan Parade Lansia dan pemanfaatan Buku KIA, pada Agustus 2017 Kementerian Kesehatan  dan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Sekretariat Negara melakukan kunjungan ke Kabupaten Sijunjung yang diikuti oleh 5 negara  untuk melihat pelaksanaan kegiatan  Parade Lansia dan menyatakan komitmen untuk menerapkan metode parade lansia di negara mereka.

BACA JUGA : 

“Melihat keunikan, kesesuaian dari urgensi masalah, implementasi dan dampak yang nyata dari Parade Lansia ini kita optimis bahwa inovasi ini bisa tembus ke TOP 45 menyusul kesuksesan tahun lalu”, tambah Benny.(budhi/gga/kominfo)