Viralnya Proyek Aspal Terkesan Asal Jadi oleh PT. Sadewa Karya Pratama, Kabid Bina Marga : Kami Sudah Uji dan Tak Layak Pakai

92

| padangexpo.com

Terkait viralnya pekerjaan PT Sadewa Karya Pratama di sosial media, yang mana pengerjaan Proyek Aspal sangat terlihat rapuh dan tak merekat bahkan menimbulkan Opini Buruk di kalangan masyarakat yang melihatnya dan terkesan asal jadi.

Terlihat dalam video yang viral tersebut, aspal yang sangat gampang untuk di congkel bahkan di kupas melalui tangan oleh Warga bahkan Anak-anak, Selasa 28 September 2021.

Tidak sedikit juga ucapan dari Netizen yang sangat menyayangkan hal ini terjadi, apalagi pekerjaan tersebut menelan anggaran lebih kurang sebesar 6 Milyar.

Terkait hal itu, akhirnya wartawan media ini berhasil menghubungi salah satu pihak dari PT Sadewa Karya Pratama melalui selluler pribadi Lindo, Senin 27 September 2021.

Dalam hal ini Lindo mengatakan bahwa ,”Kami dari PT Sadewa Karya Pratama tidak menampik permasalahaan tersebut, kami mengakui ada kesalahan dalam pekerjaan tersebut dikarenakan traffic atau lalu lintas hotmix kami berjalan pada siang hari, sehingga menelan waktu yang lama dan terjebak macet, sehingga menyebabkan penurunan terhadap suhu aspal, untuk itu kami juga mengambil solusi menjalankan hotmix pada malam hari, dimana arus lalu lintas tidak begitu padat,” terangnya.

Lanjut ia mengatakan, untuk diketahui bersama bahwa tidak seluruh pekerjaan aspal tersebut sama seperti yang ada dalam video yang viral di sosmed tersebut, hanya ada beberapa titik spot, bahkan akan kami pastikan kembali titik yang rapuh tersebut bersama tim dan dinas terkait untuk segera diperbaiki, yang jelas kami dari PT. Sadewa Karya Pratama bertanggungjawab untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Untuk diketahui, pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Sadewa Karya Pratama dengan Nomor Kontrak : 09.0.1/TENDER/APBD/AP-SJJ/2021 dengan pagu sebesar Rp. 6.195.192.400,- (Enam Milyar Seratus sembilan puluh lima Juta Seratus Sembilan Puluh Dua Ribu empat Ratus Rupiah) yang berlokasi di Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.

BACA JUGA :  Diduga Pengelolaan Dana BOP PAUD Negeri Percontohan Kabupaten Sijunjung, Kurang Transparan?

Untuk menggali info lebih dalam dan rinci, wartawan media ini langsung menemui Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung Budi Syafarman di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung, Senin 27 September 2021.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung Budi Syafarman mengatakan,”Telah melakukan konfirmasi terhadap PPTK dan pengawas lapangan untuk memastikan lokasi tersebut dan mencari tahu penyebabnya. Kalau ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi maka tentu akan tidak diterima, maka dari itu kami selaku pihak dinas PUPR sedang mengadakan Rapat untuk menentukan langkah selanjutnya, dikarenakan pekerjaan ini  juga belum ada pembayaran, untuk pekerjaan Aspal. Hal yang lain kami dari PUPR juga akan turun langsung untuk memantau pekerjaan tersebut,” terangnya.

Terpisah, Wartawan juga menemui Syafrudin, S.T yakni Kabid Bina Marga selaku PPK pekerjaan tersebut (27/09/21).

Syafrudin menyampaikan kepada awak media,”Kami dari pihak PUPR yang jelas tidak akan terima pekerjaan tersebut bahkan hasil Lab nya pun kami sudah uji dan tak layak untuk dipakai, sebelumnya Pengawas dilapangan yakni Yose juga sudah memberikan Instruksi tertulis tentang hal ini dan sudah mencapi 9 kali instruksi,” tutupnya. (CGLP)