Kunjungan “Study Best Practice” Rombongan Diskominfo Bersama Puluhan Wartawan Kota Bukittinggi di Kominfo PemKab Siak, Riau

68

| padangexpo.com (Bukittinggi)

Sebanyak 52 Rombongan “Study Best Practice” Dinas Kominfo bersama Wartawan Kota Bukittinggi yang dipimpin Kadis Kominfo Bukittingg Novri diterima Bupati Siak yang diwakili Asisten I Budi Yuwono didamping Kabid Informasi dan Komunikasi Kabupaten Siak Paul Chandra, di Pendopo balairung Empat Suku Kabupaten Siak, komplek Abdi Praja, Rabu (15/12).

Kepala Diskominfo Bukittinggi, Novri, menjelaskan, kunjungan 42 orang wartawan media cetak, elektronik dan media online dan 10 orang dari Diskominfo ke Kabupaten Siak ini, dalam rangka menambah referensi, dalam upaya memperkuat hubungan media dengan pemerintah.

“Kabupaten Siak sebagai suatu daerah yang kami nilai baik dalam mengelola hubungan antara pemerintah dengan media. Untuk itu, kita butuh kiat kiat dari Kabupaten Siak, untuk bisa kita diterapkan pula di Bukittinggi. Sesuai program pemerintah daerah Bukittinggi, keterbukaan informasi publik, sangat tergantung dengan media massa. Pada tahun ini Siak sudah dapat penghargaan dalam pengelolaan smart city, ini patut kita pelajari strateginya karena Bukittinggi juga menuju Kota Smart City,”jelas Novri.

Asisten I Setdakab Siak, Budi Yuwono, menyampaikan, Diskominfo baru berdiri 2017, sebelumnya bergabung dengan Dinas Perhubungan dan Inforkom. Untuk tahun 2021 ini. Pemerintah Kabupaten Siak, menerima penghargaan Smart City kategori Smart Governance dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI atas Implementasi Program Smart City kategori Smart Governance.

Dengan penghargaan itu, tentu harus ada peningkatan layanan terhadap masyarakat agar bisa memanfaatkan teknologi informasi.

Kabupaten Siak ditunjuk oleh Kemenkominfo RI sebagai 25 Kabupaten/Kota pertama di Indonesia untuk menuju Smart City pada tahun 2017. Setelah itu, Pemkab Siak langsung membentuk Grand Design Smart City, dimana 1 tahun berjalan, melaksanakan beberapa tahapan salah satunya adalah Smart Governance.

BACA JUGA :  Bertepatan di HUT Ke-75 Kongres Luar Biasa Parkindo 1945 Resmi Dibuka

Untuk Smart Governance ini, Kabupaten Siak berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melaksanakan tahapan menuju Smart City tersebut,”ujar Budi Yuwono.

Budi mengatakan, terkait dengan hubungan antara pemerintah dengan media massa, memang Pemkab Siak cukup konsen. Karena citra baik buruknya sebuah pemerintahan tidak lepas dari peran media. Kita jalankan pemerintahan dengan baik, seluruh OPD rangkul media secara maksimal dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,”katanya.

Sementara, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Kabupaten Siak Paul Chandra memaparkan, sebagai institusi yang dibebani tugas melakukan kerjasama dengan Pers, pihaknya tidak akan pernah kaku dalam pelayanan. Pada bagian lain kami juga harus tegas melayani bentuk kerjasama dengan rekan Pers.

Dari 140 penawaran kerjasama yang masuk. Hanya 80 penawaran yang bisa kami akomodir. Hal itu disebabkan regulasi yang mengacu pada kebijakan Dewan Pers.

Pemerintah Kabupaten Siak, Riau sejak beberapa tahun lalu telah mulai menerapkan E-Aplikasi untuk menyeleksi media yang bisa bekerjasama dengan Pemda. Sistem E-Aplikasi mulai tahun 2022 diterapkan secara konsisten.

“Sistem yang diterapkan didukung produk hukum untuk menguatkan dan melindungi kerjasama Kominfo dengan Media secara profesional dan proporsional.  Produk hukum yang mengatur berupa Peraturan Kepala Daerah, Perbup Kabupaten Siak.

Regulasi tersebut memungkinkan Diskominfo melaksanakan mekanisme verifikasi secara profesional dan proporsional. Semua kebijakan merujuk pada aturan dan amanat regulasi yang sudah ditetapkan.”papar Paul Chandra. (fadhil)