Kenagarian Panyalaian Gelar Musyawarah Nagari dan Pra Musrenbang, Wali Nagari : Mari Kita Gali Potensi Daerah

68

Padangexpo.com (Padang Panjang)

Nagari Panyalaian Kec. X koto Kab Tanah Datar adakan kegiatan musyawarah nagari dan pra Musrenbang di aula kantor wali nagari Panyalaian pada hari Selasa, 5 Juli 2022, guna memajukan daerah berbasis potensi nagari.

Roni Datuak Panduko Sirajo Wali Nagari Panyalaian dalam sambutannya mengatakan, ini adalah tahun kelima bagi saya dalam melaksanakan kegiatan musna (musyawarah nagari) dan pra musrenbang.

Dalam kesempatan itu dijelaskan juga oleh Roni, ketika kita musyawarah nagari dan ketika kita musyawarah pra musrenbang, kita harus pahami mana musyawarah nagari dan mana musyawarah pra musrenbang yang dapat diusulkan untuk menjadi skala prioritas, baik itu kewenangan Nagari maupun kewenangan Kabupaten atau provinsi.

Ditambahkan juga olehnya saat itu, untuk tahun 2022 ini jumlah pendapatan nagari lebih kurang 2,5 miliar yang bersumber dari alokasi dana desa, sumbernya adalah PBB tingkat 2, dana desa yang bersumber APBN, ada pendapatan asli dan juga ada pendapatan bagi pajak, itu sumber dana yang masuk ke kas nagari yang dikelola langsung oleh nagari, imbuhnya

Di luar dana tersebut ada juga bantuan dana bersifat bantuan khusus dan ada DAU, khususnya anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar tidak ada kegiatan yang diusulkan, dana yang ditransfer melalui rekening nagari, ada juga dari anggota DPRD provinsi  seperti Ibu Mesra Yasta itu kegiatannya dilaksanakan oleh pihak ketiga ungkap, Roni

Untuk tahun 2022 ini dari 2,5 miliar tersebut kita bagi menjadi 5 bidang, bidang pertama penyelenggaraan pemerintah, ada bidang pembangunan, bidang pendayagunaan, bidang pembinaan, dan ada bidang tak terduga jumlahnya lebih kurang 2,5 miliar.

Dana ADN yang bersumber dari APBD berkurang dari tahun-tahun sebelumnya, semenjak saya disini dari tahun 2009 di nagari Panyalaian minimal peningkatan dari ADN itu naik 5 persen, dan untuk tahun 2022 ini berkurang sekitar 120 juta. Sedangkan program unggulan bapak bupati yang banyak melibatkan kader-kader, seperti kader PKK, Bundo kanduang termasuk program unggulan Bapak Bupati seperti satu rumah minimal 1 Tahfiz, ungkap Roni.

BACA JUGA :  Herman Maher Kembali Berikan Bantuan Tambahan Alat Kerja Bagi Warga di Lubuk Mata Kucing

Tetapi bagaimana kita dapat memberikan motivasi kepada ustad dan ustadzah salah satunya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan guru TPA, Kalau dana desa peruntukannya sangat jelas untuk tahun 2020. 40% dibagikan kepada masyarakat melalui kegiatan langsung tunai, 20% untuk ketahanan pangan sedangkan 8% nya untuk penanggulangan covid, sisanya untuk kegiatan pembangunan sebut Roni.

Di singgung juga oleh Roni saat itu, aset yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah daerah lebih kurang 4 miliar berupa pembebasan lahan yang panjangnya lebih kurang 3800 meter, hal tersebut berguna untuk mengurangi kemacetan dari jalan nasional Padang Panjang nagari Panyalaian mempunyai solusi dalam kegiatan itu juga tidak terlepas dari bantuan Ibu mesrayasta anggota DPRD provinsi nantinya. kata walnaq.

Nantinya panyalaian akan membuat jalan alternatif, dari panyalaian Koto Laweh dan pandai sikek, karena daerah kita adalah daerah pertanian dengan terbukanya jalan nantinya akan mengurangi biaya operasional masyarakat kita sendiri.

Di saat itu juga disampaikan oleh Roni selaku Wali nagari Panyalaian kepada dinas yang hadir, seperti Dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas pencatatan sipil (capil), dan dinas sosial semua keluhan masyarakat telah disampaikan oleh Wali nagari saat itu.

Di akhir sambutannya Wali nagari Panyalaian Roni Datuak Panduko Sirajo juga menyebut, Ibu Mesra Yasta adalah anak nagari Panyalaian dan beliau juga Srikandi dari Batipuah X koto yang selalu membantu dan peduli terhadap masyarakatnya.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Mesra Yasta, menjelaskan, Musrenbang adalah sebuah wadah masyarakat, tempat menyampaikan inspirasi, kritikan dan saran terhadap pemerintah daerah.

Hal tersebut juga dapat kita kategorikan nanti apa yang akan menjadi usulan, program-program menjadi kewenangan di kabupaten, provinsi maupun pusat,

BACA JUGA :  Lagi-lagi Rupajang Jadi Sasaran Study Tiru Satker Pemasyarakatan di Sumbar

tentu ini harus ada dulu nanti yang menjadi batas-batas wewenang tersebut,  Bagaimana nanti masing-masing dari kabupaten, provinsi itu dapat bersatu dalam proses pembawa anggaran daerah nantinya, ungkap mesra.

Kami juga perlu menyampaikan di sini untuk menjadi usulan bagi kita semua, masing-masing dari pada jorong, nagari sampai kabupaten dan provinsi, dan mana nantinya yang menjadi program prioritas.

Untuk program kegiatan yang ada di dinas masing-masing, itu baru bisa kita berikan.

Disebut juga oleh mesra saat itu, Kita juga mengistimewakan Nagari Panyalaian, kita berikan bantuan tiga buah mesjid yang ada di Koto Tuo, Sawah Parik dan Pincuran Tinggi. Itu masing-masing 10 juta sesuai dengan Pergub, imbuhnya

Selanjutnya untuk tahun 2022 juga ada bantuan KWP yaitu bantuan ayam ada tiga kelompok. Kemudian yang paling banyak itu adalah kegiatan bantuan pupuk. dan juga tidak semua bibit bisa kami serahkan di masing-masing nagari.

Kami juga memberikan bantuan sembako, yang diberikan kepada penderita stunting ada sebanyak 100 KK yang nanti akan kita koordinasikan, inshaallah bulan depan sudah bisa kita realisasikan, katanya.

Dijelaskan juga oleh mesra, Pokir  untuk tahun 2023, kita terkendala tentang masalah legalitas baik itu secara administrasi dan persyaratan yang harus dipenuhi. Seperti kita contohkan untuk hibah mesjid kita sudah himpun kemarin usulan dari bapak-bapak wali nagari.

Untuk hibah mesjid ini atau dana menyangkut dengan safari Ramadhan, itu besarannya kita sesuaikan dengan peraturan Gubernur. Jadi tidak bisa kita usulkan sesuai dengan kehendak kita.

Khusus untuk saat ini usulan pokir kami 2023, memang tidak ada lagi progul, Karena ada yang tidak tepat sasaran, Kegagalan bukan hanya dari pokir kami, dan juga bukan dari nagari, ucapnya

BACA JUGA :  Pemerintah Setempat Bersama LPM Kelurahan Pasar Usang Gagas Pasar Pabukoan ‘GENTAR’

Pokir kami juga menyangkut studi tiru kepariwisataan. Ini kegiatannya berupa studi banding. Cuma kita nanti inginnya ada musyawarah yang mengakomodir semua sektor, karena studi tiru itu melibatkan pariwisata dan UMKM. Kita mempunyai UMKM yang sangat bagus.

Kami juga akan memfasilitasi koperasi syariah perbankan dan permodalan. SK nya pada tahun ini. Khusus studi tiru tadi kami akan bermusyawarah dengan seluruh wali nagari yang ada di kecamatan X Koto, sebut mesra.

Dalam kegiatan musyawarah nagari dan pra musrenbang juga hadir Ketua tim pendamping musyawarah nagari kabupaten Tanah Datar berserta seluruh anggota, rombongan pemberdayaan, camat, kepala UPT sekecamatan, ketua KAN Panyalaian, ketua BPRN, Babin, Babinsa, sekretaris nagari, kepala sekolah smp 1 sepuluh koto, kepala sekolah SDN senagari payalaian, pengurus lembaga usul nagari, dan masih banyak yang lainnya. (yb/silva)