Lahirnya Inovasi Daerah, Upaya Percepat Capaian Visi dan Misi Daerah

344

Padangexpo.com, Tanah Datar- Inovasi daerah merupakan media bagi pemerintah mendorong terciptanya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang lebih produktif, efektif dan efesien.

Hal ini disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra pada kegiatan Launching Inovasi Daerah Kabupaten Tanah Datar Tahun 2022, Kamis (15/12/2022) di aula kantor Bupati di Pagaruyung.

“Lahirnya inovasi daerah dari masing-masing organisasi perangkat daerah, sebagai bentuk upaya untuk mempercepat capaian visi dan misi Pemerintah Daerah,” sampai Eka.

Namun, tambah Bupati Eka, yang lebih utama adalah dampak dari lahirnya inovasi daerah itu adalah tercapainya peningkatan kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, bukan semata-mata untuk memperoleh penghargaan.

“Memang, Kemendagri RI telah menetapkan bahwa program inovasi menjadi sebuah keharusan, namun tentunya yang utama adalah dampak program tersebut untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Yang menjadi elemen penting lainnya, tambah Eka lagi, sebuah program inovasi membutuhkan dukungan dan kerjasama antar instansi.

“Sebuah program inovasi tidak akan bisa berjalan sendiri, butuh dukungan semua elemen dan instansi terkait, karena Saya himbau dan tegaskan agar OPD saling bekerjasama dan hilangkan ego sektoral untuk Tanah Datar lebih sejahtera,” sampainya.

Terakhir Bupati Eka Putra menyampaikan selamat kepada 38 Program Inovasi yang telah lulus untuk dinilai yang juga telah menghasilkan peringkat 3 terbaik, dan menyampaikan terima kasih atas dedikasi melahirkan program inovasi.

“Meski hanya 38 inovasi dari 60-an inovasi yang dinilai, namun jangan sampai mengurangi semangat OPD untuk terus berinovasi, jadikan semangat dan motivasi, karena yang terpenting bagi Saya adalah Program Inovasi yang bapak dan ibuk lahirkan bermanfaat bagi masyarakat dan saya laksanakan di lapangan,” tukasnya.

Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah selaku ketua pelaksana menyampaikan, ada 38 Program Inovasi dari OPD Tanah Datar yang memenuhi kriteria dan syarat untuk disampaikan ke Kemendagri RI.

BACA JUGA :  Luar Biasa! 2000 Pesepeda Ikuti Gowes Bareng Luhak Nan Tuo 2

“Sebanyak 38 program itu berasal dari dinas, kecamatan dan bagian pada Sekretariat Daerah yang telah disampaikan ke Kemendagri dan juga telah ditetapkan 3 Instansi terbaik dalam melaksanakannya,” sampai Alfian.

Dikatakan Alfian lagi, kegiatan ini sebagai tindaklanjut keinginan Bupati dan Wabup agar OPD melahirkan berbagai program inovasi dalam melayani masyarakat.

“Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat memperoleh layanan melalui Program Inovasi dari masing-masing OPD. Dan juga kegiatan ini diharapkan memberikan motivasi untuk melahirkan program inovasi lainnya,” sampai Alfian.

Sementara itu Kepala Balitbang Provinsi Sumbar Reti Wafda menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program inovasi yang dilahirkan di Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Untuk se Provinsi Sumbar ada sekitar 361 Program Inovasi yang disampaikan ke Kemendagri dan Tanah Datar ada sekitar 66 program,” sampainya.

Dan untuk penilaian itu, tambah Reti, yang perlu menjadi perhatian adalah manfaat yang dirasakan masyarakat dan penerapan teknologi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Adapun 3 terbaik program Inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar adalah :
1. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan 4 Program yakni Trisula Dukcapil Membahana, Salam Kebahagiaan, Peduli Nagari dan Aplikasi Pelayanan Online OASE Dukcapil.
2. Dinas BKPSDM dengan Program Sistem Layanan Manajemen Kepegawaian (Silamak)
3. Dinas PMPTSP Naker dengan Sistem Informasi Perizinan Terpadu Tanah Datar (Sipintar) dan (Pelayanan Perizinan Terbit di Nagari (Pelarian Diri).

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh OPD di lingkungan Pemkab Tanah Datar.(Dwi/pkp)