Diikuti oleh 33 Orang Peserta, Nagari Panyalaian Kembali Adakan Pendidikan dan Pelatihan UMKM

238

Padangexpo, Panyalaian – Baru-baru ini Nagari Panyalaian kecamatan X koto kabupaten Tanah Datar mengadakan penyuluhan, pendidikan dan pelatihan bagi kelompok Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM), pada tanggal 23 s/d 25 Desember 2022 di ruangan serbaguna kantor wali Nagari Panyalaian.

Nagari Panyalaian kembali menggelar pelatihan Tata Boga yang diikuti sebanyak 33 orang peserta perempuan terhitung mulai tanggal 27 s/d 29 Desember 2022. dilokasi ruangan yang sama.

Tata boga adalah salah satu disiplin ilmu pengelolaan masakan yang mempelajari teknik penyajian makanan dan minuman dengan memperhatikan estetika, kualitas rasa dan keutuhan nutrisi. Bidang ini mencakup bagaimana makanan dan minuman disiapkan menjadi sebuah hidangan regional dan nasional.

Fita Gusta SKM yang akrab disapa dengan panggilan buk Upik selaku ketua Bundo kanduang di Nagari Panyalaian sewaktu dikonfirmasi oleh wartawan memaparkan apa saja yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut tersebut.

Ketua Bundo Kandung Fita Gusta saat itu menjelaskan, peserta kegiatan ini ada 33 orang, dimana kegiatan tersebut diadakan selama 3 hari terhitung mulai tanggal 27 s/d 29 Desember 22.

Kegiatan di hari pertama, yaitu hari Selasa, kami membuat Pinyaram, Nasi Lamak, dan menyusun Siriah. Dihari kedua, yaitu hari Rabu, kami membuat Gelamai, dan Anak Inti, edangkan di hari ke-tiga, kami mendatangkan narasumber/ pakar untuk memotivator para peserta.

Jadi apa yang telah didapatkan oleh Bundo kanduang selama mengikuti kegiatan bisa dikembangkan bahkan bisa untuk usahanya sendiri dalam meningkatkan pendapatan keluarga nantinya, ucap Fita Gusta selaku ketua Bundo kandung.

Ditambahkan juga oleh Fita, ia berharap  sebagai Bundo Kanduang sebagai ibu di rumah tangga mampu menambah income di keluarga nantinya, Itu tujuan akhir dari kami mengadakan pelatihan ini, imbuhnya

BACA JUGA :  81 Orang Ikuti Pelatihan dan Pendidikan UMKM di Nagari Panyalaian

Sehingga di penghulunya masing-masing, atau di tengah keluarga masing-masing Bundo kanduang tersebut bisa mengembangkan kemampuan yang didapatkan dari pelatihan itu hendaknya.

Selama ini biasanya mereka membeli Gelamai, Anak Inti, Pinyaram dan Nasi Lamak. Kini mereka bisa membuat sendiri. Sehingga membatasi jumlah pengeluaran dan bisa menambah pendapatan sendiri, kata Fita

Ditambahkan juga saat itu oleh Ibu DR Sukmareni, SH, MH. selaku pemateri pada hari Kamis tanggal 29 itu. tentang pendidikan untuk meningkatkan SDM Nundo Kanduang dalam upaya pemberian motivator untuk melakukan usaha home industri dalam meningkatkan pendapat keluarga.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan SDM bundo kanduang dalam mengolah, menyajikan, menjual, mempromosikan makanan tradisional nagari Panyalaian yaitu Nasi Lamak, Pinyaram, Anak Inti, Gelamai .

Juga untuk meningkatkan SDM Bundo Kanduang dalam menyusun Siriah di Carano, juga sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga tentunya, .

Dan saat itu juga kita memberikan motivasi bagian mengembangkan membuat gelamai, Pinyaram, Nasi Lamak, Anak Inti di kaum masing-masing, sehingga sewaktu pesta tidak perlu membeli lagi, ucap Sukmareni selaku pemberi materi saat itu.

Dalam kegiatan pelatihan UMKM dan Tata Boga yang diadakan di ruangan pertemuan Nagari Panyalaian tersebut tidak terlepas adanya support Wali Nagari Roni DT Panduko Sirajo.

Roni DT Panduko Sirajo sewaktu dikunjungi oleh awak media juga mengatakan, semoga bagi Bundo Kanduang yang ikut pelatihan tersebut ilmu pelatihan yang didapat, juga dapat dimanfaatkan, baik itu untuk keluarga sendiri maupun untuk orang banyak nantinya imbuh Roni. (YB)