Hadiri Paripurna Istimewa Peringatan HJK ke 182, Bupati Safaruddin : Mari Kita Wujudkan Limapuluh Kota yang Madani

532

padangexpo.com (Limapuluh Kota)

Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-182 jatuh pada tanggal 13 April 2023 yang digelar dengan pelaksanaan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, bertempat Aula Kantor DPRD pada, Kamis (13/4).

Sidang Paripurna Istimewa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Deni Asra didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Wendi Chandra dan Syamsul Mikar itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo-Rizky Kurniawan Nakasri.

Dalam agenda Sidang Paripurna Istimewa turut hadir, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Devi Kurnia, Forkopimda, Bupati/Walikota se-Sumatera Barat, para mantan ketua DPRD kabupaten Limapuluh Kota, Kepala Perangkat Daerah serta sejumlah tokoh masyarakat dan insan pers.

Melalui Asisten Bidang Pemerintahan Devi Kurnia Gubernur menyampaikan ucapan Selamat Hari Jadi yang ke-182 kepada Pemerintahan Daerah dan segenap masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota. “Dengan semangat hari jadi Kabupaten Lima Puluh Kota ke- 182, semoga kita dapat menapaki masa depan dengan penuh keyakinan”, ujarnya.

Menyampaikan sambutan dari Gubernur, Devi mengatakan bahwa penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota dalam beberapa tahun terakhir sudah memperlihatkan keberhasilan pembangunan, hal ini dibuktikan dengan dianugerahkannya berbagai penghargaan atas prestasi pemerintah daerah dan masyarakat.

“Mari jadikan momentum hari jadi ini untuk mengevaluasi kembali langkah-langkah yang telah kita ambil sebagai pijakan untuk perumusan kebijakan di masa yang akan datang”, ujar Devi.

Lebih lanjut disampaikan beberapa capaian kinerja makro penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, diantaranya Pendapatan Per-Kapita.

Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) BPS yang release pada awal tahun ini, diperoleh infomasi pendapatan Per-Kapita Kabupaten Lima Puluh Kota berdasarkan PDRB atas harga berlaku tahun 2022 adalah sebesar Rp.46.091.440. Jumlah tersebut menggalami peningkatan sebesar Rp. 4.128.140 dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp.41.963.300.

BACA JUGA :  Cukup dengan KTP,Masyarakat Limapuluh Kota Sudah Bisa Berobat Gratis

Angka tersebut juga jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Pendapatan Per-Kapita rata-rata Sumatera Barat sebesar Rp. 32.377.513,66. Nilai tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan pendapatan masyarakat secara agregat kabupaten dan pendapatan masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota jauh lebih tinggi dari pada Pendapatan Per-Kapita rata-rata Sumatera barat.

“Tentu ini merupakan prestasi yang luar biasa dan perlu terus ditingkatkan”, tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan, pada usia ke-182 sudah banyak kemajuan yang di raih Kabupaten Limapuluh Kota. Namun tidak dipungkiri hingga kini masih dihadapkan berbagai tantangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat terhadap perbaikan ekonomi, sosial dan pelayanan publik.

Oleh sebab itu, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan,”Melalui momentum hari jadi ini, mari kita melakukan refleksi, muhasabah sudah sejauh mana kita berkarya dan memberikan kontribusi positif dalam membangun Limapuluh Kota”, terangnya.

Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo juga mengatakan bahwa setiap tantangan mesti dijawab dengan penyusunan kebijakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat. Harapan meraih masa depan yang lebih baik tentu saja membutuhkan semangat dan kerja keras dan saling bekerjasama.

“Insya Allah dengan kebersamaan dan saling bergandengan tangan dengan seluruh elemen masyarakat maupun stakeholder kita mampu wujudkan Limapuluh Kota yang madani”, tukas Bupati

Maka dari itu, Bupati Safaruddin juga mengatakan akan terus membenahi dan menata dalam pembangunan. Dalam setiap usaha dan ikhtiar juga ada beberapa prestasi yang telah berhasil ditorehkan, antara lain :

  • Kampuang Sarugo yang terletak di Nagari Koto Tinggi meraih juara 2 di Anugerah Pesona Indonesia (API) sebagai Kampung Adat Terpopuler
  • Atraksi Bakajang dari Nagari Gunuang Malintang sebagai juara 1 Nasional Cultural Attraction API Award 2021,
  • Terbaik satu jumlah SR Terpasang Pamsimas Pemprov Sumbar tahun 2022,
  • Peringkat 2 dalam Penilaian Kinerja Stunting 2022
BACA JUGA :  Jemput Aspirasi Masyarakat, Bupati Bajumpo di Andiang

Dan, masih banyak lagi penghargaan-penghargaan yang telah berhasil dicapai oleh Kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Safaruddin menyampaikan, “Atas nama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota kami mengucapkan terimaksih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mengharumkan nama Kabupaten Limapuluh Kota baik ditingkat nasional maupun provinsi Sumatera Barat”, ujarnya.

Saat pembukaan Paripurna Istimewa, Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Deni Asra memaparkan bahwa pada tanggal 13 April yang diperingati setiap tahun merupakan amanah perda nomor 11 tahun 2008 Tentang Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota Tertanggal 26 November 2008, yang diperingati pertama kali pada tanggal 13 April 2009 bersamaan dengan peresmian pemakaian gedung Kantor DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota di Sarilamak, yang mana sebelumnya Gedung DPRD Kabupaten Limapuluh Kota berada di Kota Payakumbuh.

Meskipun pelaksanaan kegiatan memeriahkan HUT Kabupaten Lima Puluh Kota tahun ini dan tahun sebelumnya sedikit berbeda, karena tidak dapat berlangsung secara meriah dengan menyelenggarakan pekan budaya karena masih dalam suasana Ramadhan 1444 H, namun Deni berharap kegiatan ini seharusnya bisa menjadi momentum menetapkan komitmen dalam berkarya memajukan daerah agar dapat bersanding dengan Kabupaten/ Kota lain, “Saya mengajak kepada semua pihak dengan semangat memperingati hari jadi kita tingkatkan sinergitas pembangunan untuk mewujudkan Lima Puluh Kota yang madani”, Ujar Deni.

Deni menilai, bahwa sesungguhnya pemerintahan yang kuat sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota agar mampu tumbuh dan berkembang dalam menjalankan program pembangunan yang berkelanjutan, transparan dan akuntabel kedepannya.

Diakhir penyampaiannya, Deni mengatakan,”Untuk itu, DPRD akan terus mendorong pemerintah dibawah komando Bupati agar mampu melakukan reformasi birokrasi yang seutuhnya, dimana ASN dibawah komando Sekretaris Daerah harus keluar dari zona nyaman atau filosopi Asal bapak Senang menuju birokrasi berbasis kinerja yang sesungguhnya”, ujarnya mengakhiri. (ken)