Di Kota Bukittinggi Pada Idul Adha 1444 H Sebanyak 959 Ekor Sapi dan 58 Ekor Kambing Qurban Disembelih

266

padangexpo.com (Bukittinggi)

Pemerintah Kota Bukittinggi, mencatat sebanyak 1017 hewan qurban yang terdiri dari 959 ekor sapi dan 58 ekor kambing sebagai hewan qurban pada Idul Adha 1444 H ini. Proses penyembelihan sudah dimulai sejak Rabu, 28 Juni 2023.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, hewan kurban itu tersebar di seluruh masjid, surau dan mushalla yang ada di Kota Bukittinggi. Untuk tahun 2023 ini, terdapat 959 ekor sapi dan 58 ekor kambing qurban. Sementara, pada tahun lalu, terdapat 1039 ekor hewan qurban yang disembelih.

“Memang terdapat penurunan jumlah hewan qurban, namun tidak terlalu signifikan. Semoga ibadah qurban dari masyarakat Bukittinggi berkah dan diridhai Allah SWT” ujar Erman Safar.

Wako mengatakan, pemerintah Kota Bukittinggi telah memeriksa kesehatan hewan, agar proses penyembelihan berjalan lancar dan masyarakat dapat mengkonsumsi daging yang sehat.

“Semoga daging qurban kita, sampai ke dapur masyarakat kita yang benar benar menmbutuhkan,” kata Wako.

Adapun jumlah qurban sapi dan kambing untuk Kecamatan ABTB terdapat 243 ekor sapi, 13 ekor kambing dengan total 256 ekor. untuk Kecamatan Guguak Panjang 304 ekor sapi, 16 ekor kambing dengan total 320 ekor, dan dari Mandiangin Koto Selayan 412 ekor sapi, dan 29 ekor kambing dengan total 441 ekor. Dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1017 ekor hewan qurban.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP), Abdul Halim,  menyampaikan, guna menjamin penyediaan hewan Qurban yang sehat, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi melakukan pengecekan hewan kurban mulai 20 Juni hingga 3 Juli 2023.

“Selain itu Wali Kota telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 524.31/60/DPP/2023 tertanggal 19 Juni 2023 tentang Pelaksanaan kurban dan pemotongan hewan dalam pencegahan penyebaran penyakit kulit benjol (Lumpy Skin Disease/LSD) dan kewaspadaan terhadap Penyakit Peste Des Petitis Ruminants (PPR),” ujar Abdul Halim.

BACA JUGA :  Tolak RUU Kesehatan Omnibuslaw, FO Profesi Kesehatan se Kota Bukittinggi Audiensi Ke DPRD Bukittinggi 

Kabid Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Tri Yuswita mengatakan 16 orang petugas diturunkan untuk melakukan pemeriksaan hewan sebelum dikurbankan.

16 orang petugas itu terdiri dari Medik dan Paramedik Veteriner, Kepala dan Staf RPH, Kepala dan Staf UPTD.Puskeswan serta ASN yang berlatar belakang peternakan lingkup DPP untuk memeriksa hewan qurban sebelum penyembelihan dan sesudah penyembelihan,” kata Tri Yuswita. (fadhil)