Kemenkominfo Buka Pendaftaran Bagi Media yang Ikut Meliput KTT ASEAN 2023 ke 43, Ini Daftarnya

1452

padangexpo.com (Jakarta)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai membuka pendaftaran bagi media yang akan meliput Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN 2023, yang akan digelar di Exhebition Hall B Jakarta Convention Center (JCC) pada 5-7 September 2023. Pendaftaran akan dibuka selama 21 hari mulai, Sabtu (5/8/2023) hingga Jumat (25/8/2023) pukul 00.00 WIB.

“Pendaftaran buat teman-teman media peliput akan dibuka mulai besok, hingga 25 Agustus 2023,” ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, Usman Kansong, saat Konferensi Pers Road to KTT ASEAN bertajuk “Persiapan dan Pendaftaran Media KTT ke-43 ASEAN 2023” yang digelar secara daring di Jakarta, Jumat (4/8/2023).

Klasifikasi media yang akan meliput adalah media asing luar negeri, media asing residen di Indonesia dan media nasional, serta media officer (MO), Official Media (OM) dan Official Travelling Press (OTP).

Dalam proses registrasi ini, yang paling penting diperhatikan adalah harus mempunyai akun pada situs registrasi media terlebih dahulu.

Adapun urutan mekanisme pendaftarannya adalah sebagai berikut, melakukan sign up untuk mendapatkan user akun, kemudian isian detil pada form sign up, cek e-mail untuk mendapatkan password login, serta kemudian melakukan login dan register pada event KTT ke-43 ASEAN 2023 untuk di proses akreditasi.

“Media yang terakreditasi dari Kementerian kominfo adalah salah satu syarat pengambilan ID batch media media. Ada help desk-nya,: mediaregistration@asean2023.id dan ada WhatsApp juga,” jelas Usman Kansong.

Proses registrasi tersebut dikatakan Usman tidaklah rumit dan sudah pernah diterapkan Kementerian Kominfo saat event internasional KTT G20 dan KTT ASEAN di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa bulan lalu.

Kominfo Siapkan Media Center KTT ke-43 ASEAN 2023

BACA JUGA :  LSP Pers Indonesia Jalani Proses Asesmen Penuh oleh BNSP

Selain itu, Kementerian Kominfo juga akan menyiapkan Media Center di lokasi yang sama dengan acara KTT, yakni Exhebition Hall B JCC Jakarta, dengan daya tampung maksimal hingga 2.500 orang yang beroperasi pada 2-8 September 2023 atau sebelum dan sesudah acara puncak KTT ke-43 ASEAN 2023 ini.

“Perkiraan daya tampung mediacenter kita 2.500, ini perkiraan juga estimasi jurnalis yang terakreditasi, Kita memprediksikan yang mau estimasikan yang meliput bisa sampai 2500 wartawan atau jurnalis,” ungkapnya,

Operasional Media Center ini akan dilakukan pada H-3 KTT untuk memberikan keleluasaan media, khususnya media asing dan rencananya dibuka pada pukul 8.00 pagi hingga pukul 22.00 WIB.

“Media Center bisa juga buka 24 jam jika ada kebutuhan teman-teman membutuhkan Media Center kita,” imbuhnya.

Kementerian Kominfo menyiapkan 2.000 kapasitas tempat duduk untuk awak media yang bertugas meliput dengan mempertimbangkan mobilitas jurnalis dalam meliput gelaran internasional ini.

Untuk menunjang kinerja peliputan jurnalis, Kominfo juga menyiapkan jaringan internet Telkom sebanyak 240 komputer LAN Work Station dengan dedicated connection 1,5 giga byte per second (gbps) dan menyiapkan Distributuion Dedicated Internasional Broadcast Center, 10 office media partner booth berkuran 5×3 meter, AV Editing booth, One on One studio, Multi Format Broadcast Conversion, Media Briefing Room, Press Conference Room (capacity 300 pax) + interpreters Five languages, Two Stand Up position + Webcast/Live Streaming, Media Lounge, Medical Lockers and Storage Facilities, Publication Distribution Desk, Photocopy & Stationaries Corner, beberapa monitor TV, Shuttle Bus dan beberapa lot untuk SNG.

Media Center Kominfo juga akan menyiapkan rilis  dalam dua bahasa, foto dan video pack juga dalam dua basaha, clean feed broadcast, bulletin, Press briefing, dan journalists technical guidelines.

BACA JUGA :  Kabar Gembira ? Pemkab Limapuluh Kota Siapkan 904 Kuota Bagi CASN Untuk Penerimaan PPPK, Ini Formasinya

“Intinya kita akan memfasilitasi teman-teman media dalam melakukan liputan benchmarknya seperti di KTT G20 Bali tahun lalu,” tutup Dirjen IKP Kominfo. (d79/rilis Kemenkominfo/IP)