Hantaran Ranperda APBD Tahun 2024 Oleh Wawako Bukittinggi Pada Rapat Paripurna DPRD

373

padangexpo.com (Bukittinggi)

DPRD  Kota Bukittinggi mengelar rapat paripurna DPRD dengan agenda hantaran Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Bukittinggi tentang APBD Tahun 2024 oleh Walikota, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD, Kamis (14/9-23).

Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Beny Yusrial, menjelaskan,  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada dasarnya merupakan implementasi dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah dalam bentuk rencana keuangan tahunan daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Rangkaian proses penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024 merupakan tindak lanjut Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2024 berupa target dan kinerja program dan kegiatan yang telah disepakati dan ditandatangani melalui Nota Kesepakatan Bersama pada tanggal 9 Agustus 2023 yang lalu antara DPRD Kota Bukittinggi dengan Pemerintah Daerah.

Oleh sebab itu, hari ini Pemerintah Kota Bukittinggi menghantarkan Raperda APBD Tahun 2024 tersebut,” jelas Beny Yusrial.

Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi, menjelaskan, untuk  menjalankan amanat UU 23 Tahun 2014, pasal 65, Kepala Daerah bertugas menyusun dan mengajukan rancangan PERDA tentang APBD.

Dokumen yang diajukan ini terdiri dari (1) Nota Keuangan, (2) Rancangan Perda tentang APBD, dan (3) Rancangan Perwako tentang Penjabaran APBD.

Penyusunan APBD dilaksanakan setelah penyusunan KUA/PPAS oleh Kepala Daerah, selanjutnya dibahas dan disetujui bersama dengan DPRD.

“Arah dan Kebijakan APBD ini disusun secara sistematis dan terukur dalam rangka pencapaian Visi/Misi Kota Bukittinggi yakni Menciptakan Bukittinggi Hebat, Berlandaskan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.

Tema yang diusung pada untuk Tahun 2024 ini adalah “Transformasi sektor ekonomi unggulan yang terintegrasi, inklusif dan berkelanjutan”, jelas Marfendi.

BACA JUGA :  Inilah yang Disampaikan Fraksi DPRD Pada Pendapat Akhir Fraksi Atas R-APBD Perubahan Kota Bukittinggi Tahun 2023

Wawako memaparkan, Postur Rancangan APBD Tahun 2024 digambarkan sebagai berikut :

  • Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp 625,1 miliar lebih. Pendapatan daerah ini belum memperhitungkan Dana Alokasi Khusus. Dari sisi PAD dianggarkan sebesar Rp 137,1 miliar lebih.
  • Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp 855,7 miliar lebih yang terdiri dari :
  1. Belanja Operasi sebesar Rp 747,4 miliar lebih.  Belanja Modal sebesar Rp 97,7 miliar lebih
  2. Belanja Tidak terduga sebesar Rp 1 miliar dan Belanja Transfer sebesar Rp 9,5 miliar lebih.
  • Pembiayaan Daerah dianggarkan sebesar Rp 30 miliar yang merupakan estimasi SILPA Tahun 2023.

Dari postur pendapatan, belanja dan pembiayaan tersebut terdapat defisit sebesar Rp 200,5 miliar lebih, ” papar Wawako.

Rapat Paripurna tentang Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2024, akan dilanjutkan pada hari Jumat, 15 September 2023. (fadhil)