Pemko Bukittinggi Kembali Salurkan Bantuan Sosial BPNT dan PKH Kepada 3042 Penerima Untuk Triwulan III

178

padangexpo.com (Bukittinggi)

Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi melalui Dinas Sosial bersama PT Pos kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) sembako atau bantuan pangan non tunai atau (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Penyaluran bantuan triwulan III ini dilaksanakan di.Balairung rumah dinas Wako, Jumat (01/09-23).

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi, Syanji Faredi, menjelaskan, Pemko Bukittinggi tahun 2023 ini kembali menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Triwulan III. Penerima triwulan III ini sebanyak 3.042 Keluarga Penerima.Manfaat (KPM) bantuan program sembako dan PKH.

“3.042 penerima bantuan PKH dan sembako dari.Kemensos triwulan III ini, terdiri dari 1.394 penerima dari kecamatan MKS, 1053 penerima dari Kecamatan Guguak Panjang dan 595 penerima dari Kecamatan ABTB.

Bantuan Sosial Sembako Tahap III periode Bulan Juli – September 2023 menerima bantuan sebanyak Rp 600.000,-. Sementara untuk penerima Bantuan Sosial PKH Tahap III, menerima bantuan dengan jumlah bervariasi mulai dari Rp 225.000, sampai dengan Rp1.200.000,-. Total bantuan yang disalurkan saat ini Rp 2.339. 200.000,-,” jelas Syanji Faredi.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, didampingi Ketua LKKS Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar, menyampaikan, bantuan sosial akan terus diberikan pada mereka yang tergolong kurang mampu. Namun, pemerintah berharap, adanya peningkatan ekonomi masyarakat, sehingga bansos untuk kategori PKH ini dapat bergulir ke penerima lainnya.

Kami ingin ada perubahan di masyarakat yang kita perhatikan. Ada perubahan peningkatan ekonomi mereka dengan bantuan yang diberikan.

Kalau bisa, tahun depan itu, yang dapat bantuan PKH saat ini sudah tergolong warga yang mampu. Untuk meningkatkan ekonomi, mereka dapat dibantu melalui bantuan ekonomi produktif, tidak lagi bantuan PKH atau sembako ini.

“Harapan ini ditujukan, agar bantuan sosial PKH dan sembako selanjutnya, dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan dan terdaftar di DTKS lainnya. Sehingga jumlah warga kurang mampu di Bukittinggi dapat menurun, bantuan disalurkan secara merata,” ujar Erman Safar. (fadhil)

BACA JUGA :  Pemerintah Kota Bukittinggi Hantarkan Ranperda Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023