RSUD Bukittinggi Gelar Pertemuan Pembinaan Jejaring Rujukan PONEK, Stunting dan Wasting

362

padangexpo.com (Bukittinggi)

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama dengan RSUD Kota Bukittinggi terus berupaya memberikan dukungan terhadap peningkatan mutu layanan kepada masyarakat baik yang datang dari dalam kota Bukittinggi maupun luar Bukittinggi. Dalam mencapai tujuan percepatan pembangunan kesehatan ini, dilaksanakan pertemuan pembinaan jejaring rujukan, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK), stunting dan wasting, di Aula Balaikota, Kamis, (14/9-23).

Wali Kota Bukittinggi, melalui Sekda, Martias Wanto, menyampaikan, kegiatan ini sangat strategis, karena ada potensi layanan kesehatan yang perlu dimanfaatkan. Pembinaan jejaring harus dilaksanakan secara berkala, sehingga pelaksanaan program nasional (Prognas) di RSUD Bukittinggi dapat tercapai 100 persen.

“Peningkatan mutu secara internal menjadi hal terpenting bagi rumah sakit untuk menjamin mutu pelayanan. Peningkatan mutu eksternal merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit secara keseluruhan, seperti perizinan, sertifikasi dan akreditasi,” ujar Martias Wanto

Sekda berharap, dari pertemuan ini rujukan ke RSUD Bukittinggi dapat ditingkatkan. Apabila ditemukan kasus yang tidak bisa ditangani di tingkat puskesmas ataupun praktik perorangan, pasien dapat ditujuk ke RSUD Bukittinggi dengan harapan dapat penanganan dapat dilakukan lebih tepat dan tepat” kata Sekda.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Linda Faroza, menyampaikan, peserta kegiatan ini mendapatkan pemaparan dari narasumber dari RSUD Bukittinggi tentang program nasional (prognas). Sehingga jelas nantinya keterkaitan antara prognas dari rumah sakit dengan jejaring dan target 100 persen prognas dari RSUD Bukittinggi dapat tercapai.

“Dengan penguatan jejaring ini, tentu besar harapan kita, dapat membantu mempromosikan RSUD Bukittinggi kepada masyarakat. Sehingga pasien dengan kasus rujukan dapat diarahkan ke RSUD Bukittinggi,” ujar Linda Faroza.

Direktur RSUD Bukittinggi, dr. Muryani Dhatri, menjelaskan, pihaknya terus berupaya untuk mengembangkan layanan di RSUD Bukittinggi. Sehingga setiap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dapat dirujuk ke RSUD Bukittinggi.

BACA JUGA :  Pemko Bukittinggi Laksanakan Musrenbang RKPD 2025 dan RPJPD 2025-2045

“Kita tentu berharap, dengan pertemuan pembinaan jejaring rujukan, PONEK, stunting dan wasting ini, peserta dapat mengetahui layanan RSUD Bukittinggi. Dengan peningkatan layanan, kita bertekad, RSUD Bukittinggi akan berkembang seperti rumah sakit lainnya,” jelas Muryani Dhatri.

Dalam pertemuan ini, para peserta diberikan informasi dan materi dari narasumber dr. Hendri Zola, Sp. OG, dr. Tilmiza,Sp.A dan dr. Delfican, Sp.A,M.Biomed. Kegiatan ini diikuti dinas kesehatan Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Puskesmas Kota Bukittinggi dan Puskemas Agam Timur, yang terdiri dari dokter, bidan, perawat, petugas gizi, bidan praktek mandiri Kota Bukittinggi dengan jumlah seluruh peserta sekitar 125 orang. (fadhil)