Bupati Eka Putra: Tanah Datar Akan Menjadi Indonesia Tourism Center Untuk Pariwisata Halal

120

Padangexpo.com, Tanah Datar-Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ Minangkabau yang berlokasi di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno Jum’at (8/12) mempunyai arsitektur dan desain yang menarik. Hal itu di sampaikan oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM bahwa masjid Jami’ Minangkabau ini di desain dengan model topi raja yang melambangkan adat dan agama sejalan. Apalagi Tanah Datar sebagai tempat dicetuskannya falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah sehingga lebih iconic dengan desain tersebut.

“Dengan konsep destinasi wisata, masjid ini nantinya akan menyediakan fasilitas tambahan seperti pusat informasi, area pameran seni Islam, ruang edukasi mengenai sejarah Islam, dan beberapa toko untuk ekonomi kreatif,” papar Eka Putra.

Masjid Jami’ Minangkabau memiliki visi lebih dari sekedar tempat ibadah, melainkan juga projek yang akan dikembangkan dengan dua fokus utama, yakni destinasi wisata dan ekonomi keumatan yang bersifat syariah.

“Selain itu, masjid nantinya tidak hanya menawarkan pengalaman keagamaan, namun juga berupaya menjadi daya tarik wisata dengan melibatkan pengembangan fasilitas lainnya,” ujar Bupati Eka Putra.

Kemudian lanjut Bupati, kedatangan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno ke Tanah Datar itulah bukti bahwa keyakinan kami insyaallah Masjid Jami’ Minangkabau ini akan megah berdiri di Nagari Rambatan, Tanah Datar ini dimana nantinya akan menjadi Indonesia Islamic Tourism Center, yang pusatnya di Kabupaten Tanah Datar sekaligus memantapkan Indonesia nomor 1 di dunia untuk pariwisata halal.

Bupati Eka Putra juga berharap, dengan dibangunnya masjid ini nantinya akan dapat mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat, sehingga tidak hanya sebagai pusat ibadah, namun keberadaan masjid juga akan mampu menunjang perekonomian masyarakat disekitarnya.

BACA JUGA :  Antara Kaluak Paku Kacang Balimbiang dengan Makna Filosofisnya yang Terabaikan

Dikesempatan tersebut, Bupati Eka juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada arsitektur yang telah menyumbangkan design nya secara gratis.

“Terima kasih kepada para arsitektur yang telah membuat design masjid ini secara gratis. Masjid ini sangat besar artinya bagi masyarakat Tanah Datar dan Sumbar pada umumnya,” pungkasnya. (Dwi)