FPM, Event Nasional yang Selalu Punya Peningkatan Inovasi

65

Padangexpo.com, Tanah Datar-Pemukulan Tontong menandakan Event Festival Pesona Minangkabau dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Nike, Kamis (7/12) di pelataran Istano Basa Pagaruyung. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian, Bupati dan Walikota se Sumbar, anggota DPRD Sumbar dan Tanah Datar Forkopimda, bundo kanduang dan undangan lainnya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan, Festival Pesona Minangkabau merupakan sebuah pesta perhelatan yang berisikan seni budaya dan kearifan lokal Minangkabau. Melalui event ini, di tampilkan kekayaan seni budaya Minangkabau yang telah dikenal seantero nusantara dan bahkan ke dunia internasional.

“Festival Pesona Minangkabau adalah sebuah pesta perhelatan yang berisikan seni budaya dan kearifan lokal Minangkabau. Melalui event ini di tampilkan kekayaan seni budaya Minangkabau yang telah di kenal ke seantero nusantara dan bahkan ke dunia internasional. Banyak kegiatan yang perlu di tampilkan agar nilai-nilai tradisi Minangkabau lebih tersebar luas,” papar Bupati Eka Putra.

Lebih lanjut, Bupati Eka Putra menambahkan bahwa Kabupaten Tanah Datar sebagai wilayah tertua dan sebagai tempat asal usul etnis Minangkabau ikut bertanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal agar tidak pupus tergerus zaman.

“Kita berharap agar dari bumi ranah Minang muncul api semangat untuk meningkatkan dan mengembangkan seni budaya Minangkabau, semoga kegiatan ini akan jadi pemicu dan pendorong bagi kita semua untuk memajukan seni tradisional yang seakan-akan terlupakan,” harapnya.

“Sebagai event tahunan, festival Pesona Minangkabau selalu ada inovasi peningkatan pelaksanaannya, untuk tahun 2023 ini di antaranya adalah puncak dari pelaksanaan satu nagari satu event, yang terbaik dari pelaksanaan satu nagari satu event kembali di tampilkan pada festival Pesona Minangkabau. Ada pagelaran 10 nagari terbaik yang kembali kita tampilkan pada festival Pesona Minangkabau ini. Kemudian Minangkabau Diaspora Network dan Bundo Kanduang sedunia juga mengadakan event selama pelaksanaan Festival Pesona Minangkabau yang lebih kurang di hadiri oleh 200 Diaspora dari beberapa negara. Juga dalam rangka melestarikan budaya bela diri serta sarana silaturahmi pesilat se kabupaten Tanah Datar, maka di laksanakanlah Gelanggang Siliah Baganti,” sambung Eka Putra.

BACA JUGA :  Diskominfo Tanah Datar Gelar Rakor Bersama PPID Dalam Rapat Persiapan Tinjauan Lapangan Anugerah KIP- KI Awards Tingkat Sumbar

“Sebagai perwujudan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah juga di gelar event lomba qasidah rebana se Kabupaten Tanah Datar. Di samping Minangkabau Diaspora Network dan Bundo Kanduang sedunia, juga da saudara kita dari Thailand dan Malaysia yang hadir pada acara ini,” tutur Bupati Eka.

Disampaikannya lagi, pada event tahun ini akan ditampilkan 40 sanggar seni anak nagari terbaik dan rangkaian budaya yang ada di Kabupaten Tanah Datar dan Luhak Nan Tigo Minangkabau selain juga ada penampilan sanggar dari Provinsi Jawa Tengah dan Jambi.

Dikesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tamu dan undangan, sponsor serta semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Pagelaran Festival Pesona Minangkabau ini di hadiri oleh ribuan pengunjung baik yang berasal dari Tanah Datar, maupun dari kabupaten Kota lainnya bahkan ada juga yang berasal dari luar provinsi Sumatera Barat dan mancanegara. (Dwi)