Eka Putra Bantah Larang Desak Anis di Istano Basa Pagaruyung

508

Padangexpo.com, Tanah Datar-Menyikapi adanya isu yang dilemparkan bahwa Bupati Tanah Datar Eka Putra melarang kegiatan Desak Anies di Istano Basa Pagaruyung, Bupati Tanah Datar Eka Putra SE. MM melalui siaran Pers, Selasa (02/1) menyampaikan bahwa:

1. Bupati Tanah Datar tidak pernah melarang adanya kegiatan Desak Anies di Istano Basa Pagaruyung, namun yang melarang adalah aturan.

Dimana menurut Peraturan KPU No 20 Tahun 2023 Pasal 72A, ayat 5: kampanye pemilu di fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan dilaksanakan pada hari Sabtu dan / atau Minggu.

Sedangkan Istano Basa Pagaruyung adalah fasilitas pemerintah yang merupakan cagar budaya yang dilindungi undang-undang.

2. Bupati Tanah Datar menegaskan, sangat menyambut baik kedatangan Anis Baswedan, karena akan membantu mempromosikan Tanah Datar di level nasional.

3. Untuk itu, Eka Putra menyarankan agar acara Desak Anis dilakukan di Tanah Datar dengan tetap mengikuti peraturan KPU no 20 tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan KPU nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum

4. Bupati Tanah Datar Eka Putra meminta semua tim kampanye dari partai mana pun, dari capres mana pun agar melaksanakan kegiatan politik dengan tetap mempedomani ketentuan peraturan perundang-undangan, agar tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari.

Menambahkan, Riswandi, S.Pd. M.Pd selaku Kepala Dinas Parpora Tanah Datar menjelaskan bahwa surat tanggapan kepada Ketua Tim Kampanye Daerah Kabupaten Tanah Datar yang bernomor 000.1.4/02/Parpora-TD/2024 pada tanggal 2 Januari 2024 perihal izin pemakaian halaman Istano Basa Pagaruyung untuk lokasi acara Desak Anis, tidak benar Bupati Tanah Datar melarang untuk kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan dalam surat balasan tersebut bahwa:
1. Komplek Istano Basa Pagaruyung adalah fasilitas pemerintah untuk kegiatan seni dan budaya serta destinasi wisata.
2. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum No 20 tahun 2023 pasal 27 ayat (1) huruf h berbunyi pelaksanaan kampanye pemilu peserta dan tim kampanye pemilu di larang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan kecuali untuk fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan sepanjang mendapat izin dari penanggung jawab tempat di maksud dan hadir tanpa atribut kampanye pemilu.
3. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum No 20 tahun 2023 pasal 72 A:
– ayat 1. Bahwa fasilitas pemerintah sebagaimana dimaksud dalam 72 ayat (1) huruf h merupakan tempat yang di gunakan untuk penyelenggaraan pemerintah di lingkungan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
-ayat 2. Fasilitas pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi gedung, halaman, lapangan dan / tempat lainnya yang di tentukan oleh penanggung jawab fasilitas pemerintah.
-ayat 5. Kampanye pemilu di fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan dilaksanakan pada hari Sabtu dan atau hari Minggu,” ujar Riswandi.

BACA JUGA :  Bupati Eka Putra Disambut Antusias  Warga BBR 

Lebih lanjut lagi, Riswandi juga menjelaskan tentang Istano Basa Pagaruyung bahwa dasarnya adalah UU No 11 tahun 2010 tentang cagar budaya bahwa Istano Basa Pagaruyung adalah cagar budaya, hanya bisa di pakai untuk kegiatan keagamaan, ilmu pengetahuan, tekhnologi, kebudayaan dan pariwisata.

“Itu adalah regulasi, bukan Bupati yang melarang, kalau ada isu di luar sana yang mengatakan bupati yang melarang, itu adalah di duga pemelintiran kata-kata mungkin dari salah seorang yang nggak paham dengan regulasi atau aturan, dan sudah kita jelaskan tadi sama Wakil Bupati di kantor Parpora, artinya pemerintah daerah sudah tegak dengan aturan dan regulasinya,” ucap Riswandi. (Dwi)