Puncak HPN 2024, Presiden RI  Joko Widodo Sahkan Perpres Nomor 32 Tahun 2024 Tentang Publisher Rights Dan Sampaikan Dua Pesan Untuk Insan Pers

361

Jakarta, Padang Expo

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, hadiri puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang mengangkat tema “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”. di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (20/02-24).

Turut hadir dalam acara puncak HPN 2024 itu Diantaranya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, dan Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono,  dan pejabat negara lainnya serta ribuan insan pers.

Ketua umum PWI Pusat Hendri Ch.Bangun, dalam sambutannya mengatakan, kami berterima kasih karena Presiden RI Joko Widodo telah hadir di HPN 202, juga terima kasih kepada kawan kawan insan pers karena dalam kondisi apapun kawan kawan hadir semua untuk mengikuti acara HPN 2024.

PWI Pusat mengapresiasi telah ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur hak-hak penerbit atau Publisher Rights.

Perpres tersebut telah dikonsep, dikerjakan, dibahas, dan didiskusikan selama tiga tahun hingga akhirnya bisa ditetapkan saat ini.

Pemerintah ingin bisa membantu daya hidup pers Indonesia dan membuat pers Indonesia kembali eksis sebagai pilar demokrasi yang keempat lewat peraturan tersebut.

“Kita bangga meskipun tentu saja pemerintah ingin agar Perpres ini nanti bisa membantu daya hidup dari pers Indonesia sekaligus membuat mitigasi-mitigasi, membuat pers Indonesia dapat kembali eksis sebagai pilar demokrasi yang keempat,” ujar Hendry Ch. Bangun.

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, mengatakan, momentum ini sekaligus rasa syukur kita atas perhelatan Pemilu 2024 Dari sisi kualitas Pers harus mampu meningkatkan kepercayaan publik, Peran wartawan sangat penting karena pemasukan media dapat memberikan berita berkualitas.

BACA JUGA :  Lampaui Target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bukittinggi 2022 "Meningkat Cukup Signifikan"

“Kami berharap pers tetap mampu menjalani perannya untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman, “kata  Ninik Rahayu.

Presiden RI, Joko Widodo, menyampaikan, atas nama rakyat, atas nama pemerintah, saya menyampaikan Selamat Hari Pers Nasional 2024. Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang secara konsisten menemani masyarakat dalam kehidupan berdemokrasi. Saya juga berterima kasih kepada pers yang turut mengawal Pemilu (Pemilihan Umum) 2024 yang baru saja kita jalani.

“Sebelum lupa, saya ingin menjawab keluhan Pak Hendry  tadi mengenai Gedung Pers Pancasila yang ada di Kota Yogyakarta. Paling lambat minggu depan sudah dicek di lapangan, Pak. Semuanya akan dibangun oleh Kementerian PU. Saya belum tahu habisnya berapa, tapi sudah saya sanggupi dan segera akan dibangun, “ujar Presiden.Joko Widodo.

Presiden Jokowi menjelaskan, Peraturan Presiden yang mengatur mengenai hak-hak penerbit atau Publisher Rights ditandatangani bukan untuk mengurangi kebebasan pers.

Presiden telah menandatangani Perpres tentang Tanggung Jawab Platform Digital Untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas atau yang dikenal sebagai Perpres “Publisher Rights”, pada Senin (19/02).

“Perpres ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengurangi kemerdekaan, kebebasan pers. Saya tegaskan bahwa Publisher Rights lahir dari keinginan dan inisiatif insan pers,” tegas Presiden Jokowi..

Jokowi mengatakan dengan penerbitan perpres itu, pemerintah tidak sedang mengatur konten pers, melainkan ingin mengatur hubungan bisnis antara perusahaan pers dan platform digital dengan semangat untuk meningkatkan jurnalisme berkualitas.

Jokowi juga mengingatkan bahwa implementasi perpres itu masih harus mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi, terutama selama masa transisi implementasi perpres tersebut, baik perihal respons dari platform digital dan respons dari masyarakat pengguna layanan.

Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Rights yang telah saya tandatangani tidak berlaku bagi kreator konten.

BACA JUGA :  Penilaian Kota Sehat 2023 Pemko Bersama Forum Kota Sehat Bukittinggi Ikuti Verifikasi Lanjutan

Hal itu  untuk menjawab kekhawatiran para kreator konten atas pengesahan Perpres Publisher Rights yang dianggap bisa mengancam kreativitas dan mata pencaharian mereka.

“Saya sampaikan bahwa perpres ini tidak berlaku untuk kreator konten,”

Dengan demikian, ia mempersilakan para kreator konten di Indonesia untuk melanjutkan kerja sama yang selama ini telah berjalan dengan berbagai platform digital.

“Silakan lanjut terus karena memang tidak ada masalah,” kata Jokowi

Secara khusus, Presiden menitipkan dua pesan kepada insan pers di Indonesia. Pertama, Presiden mengharapkan agar pers tetap menjadi salah satu pilar penjaga demokrasi dan menjadi rumah bersama untuk menjernihkan informasi.

“Beritakanlah fakta-fakta apa adanya, tapi bukan mengada-ada, bukan asumsi-asumsi, bukan seolah-olah ada.

Kedua, Presiden meminta agar perusahaan pers di dalam negeri dapat memikirkan langkah-langkah yang konkret dan strategi serta terus melakukan inovasi di tengah ketidakpastian global.

“Saya sangat berharap perusahaan pers dapat memikirkan langkah-langkah konkret dan strategis, terus melakukan inovasi agar adaptif dalam merespons perubahan zaman, mampu berdiri tegak secara mandiri di tengah gempuran persaingan global, ” ujarnya.

Jokowi menegaskan, bahwa ia sangat menghormati kebebasan pers, kebebasan berekspresi, serta kebebasan berpendapat di tanah air.

“Saya juga sering dikritik tajam, ada gambar wajah saya yang unik-unik, yang aneh-aneh di sampul-sampul media, di sampul majalah, di media sosial, dan ramai sekali, aneh-aneh, tapi tidak apa-apa, tidak ada masalah buat saya. Ini bagian dari penghormatan saya atas kebebasan pers, kebebasan berekspresi, dan kebebasan berpendapat, ” tegas Jokowi. (fadhil)