Bersama Pj Wako Sonny, Kajati Sumbar Safari Ramadan ke Masjid Jihad

98

Padangexpo.com, Padang Panjang — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat (Sumbar), Asnawi, M.H laksanakan Safari Ramadan ke Masjid Jihad, Kelurahan Balai-Balai Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), Sabtu (16/3) malam.

Bersama Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, Kajati Asnawi yang hadir bersama tim menyerahkan bantuan Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumbar.

Asnawi menyampaikan, masyarakat Kota Padang Panjang tidak perlu khawatir dengan terjadinya inflasi sejumlah bahan kebutuhan pokok sepanjang bisa memanfaatkan pekarangan untuk menanam tanaman kebutuhan itu. Contohnya cabai.

“Inflasi tidak perlu ditakuti. Kota Padang Panjang dianugerahi sebagai tempat yang subur. Tinggal tanam di depan rumah bisa tumbuh. Tinggal bercocok tanam, sehingga terhindar dari harga yang tinggi,” ujarnya mengajak membudayakan kegiatan bercocok tanam.

Di samping itu, Asnawi juga menjelaskan tentang inovasi Kajati Sumbar yaitu Program Restorative Justice Plus (Rajo Labiah) yang diperuntukkan bagi pelaku tindak pidana ringan.

Melalui Program RJ Plus para terdakwa atau pelaku kejahatan tidak hanya dihentikan penuntutannya, namun juga memperoleh akses keterampilan dan bantuan.

Asnawi menyampaikan, kehadiran Rj Plus merupakan cita-cita yang ingin dicapai sebagai kemajuan penegakkan hukum di Indonesia. Keadilan restoratif merupakan cara penyelesaian suatu perkara tindak pidana di luar peradilan sehingga pelaku yang terjerat tidak perlu dipenjara.

Sebelumnya, PJ Wako Sonny mengucapkan terima kasih kepada warga kota yang telah menyukseskan pemilu dengan tingkat partisipasi pemilih 84% (di atas target nasional 80%).

“Pelaksanaan tahapan pemilu di Padang Panjang berjalan lancar, aman dan tertib.Situasi kondusif tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahapan pemilu,” sebutnya.

Lebih lanjut, menyikapi kondisi ekonomi yang mengalami fluktuasi, Sonny mengajak agar bisa berbelanja sesuai kebutuhan. Lalu bersama menanam cabai untuk konsumsi rumah tangga.
( Yaldi,)

BACA JUGA :  Mengaku Persoalan Sudah Selesai, Tapi Laptop Santri Masih Ditahan Oleh Pesantren Terpadu Serambi Mekkah, Bahkan Meremehkan Profesi Wartawan