Kader KB se Kota Bukittinggi Terima Honor dan Uang Transport dari Pemko Bukittinggi

194

Bukittinggi, Padang Expo

Pemko Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), berikan advokasi dan KIE Bangga Kencana serta Honor kader KB. Kegiatan itu dilaksanakan di Balairung rumah dinas wako, Rabu (27/03-24).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan apresiasi pada kader KB yang telah berjibaku mensosialisasikan serta sukseskan program pemerintah. Alhasil, Bukittinggi termasuk daerah yang baik dalam penanganan dan antisipasi kasus stunting.

“Kita Bukittinggi menjadi daerah yang rendah angka stuntingnya. Alhamdulillah, ini merupakan hasil dari kerja keras kader KB yang ikut bantu sukseskan program pemerintah. Terima kasih kami sampaikan pada seluruh kader,” ujar Erman Safar.

Wako juga meminta kader untuk terus memastikan masyarakat Bukittinggi, baik secara gizi atau lingkungan di daerah masing masing.

“Caranya, sampaikan program pemerintah kepada warga dan berikan input masalah warga kepada pemko,” kata Wako.

Kepala DP3APPKB, Nauli Handayani, menjelaskan, kader yang menerima honor hari ini terdiri dari petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Kelurahan (PPKBK) sebanyak 24 orang dan petugas Sub PPKBK 164 orang, kader Bina

Keluarga Balita (BKB) 294, kader Bina Keluarga Remaja (BKR) 69 orang, dan kader Bina Keluarga Lansia (BKL) 90 orang. Total honor yang diberikan Rp 226.750.000,-.

“Untuk kader BKB, KBL, BKL, menerima honor sebesar Rp 100.000/bulan. Sedangkan untuk transport PPKBK sebesar Rp. 250.000/bulan dan untuk transport Sub PPKBK menerima transport sebesar Rp. 150.000/bulan.

Honor dan uang transport ini diterima per tiga bulan, dari bulan Januari hingga Maret 2024,” jelas Nauli Handayani.

Nauli menyampaikan, Keberhasilan program bangga kencana dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama, aspek pengendalian kualitas penduduk. Kedua, aspek peningkatan kualitas penduduk yang dalam hal ini diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarganya.

BACA JUGA :  Pemko Bukittinggi Peringati Harganas ke 29 Tahun 2022

“Dalam pelaksanaan program bangga kencana perlu dilaksanakan kegiatan advokasi, KIE dan monitoring serta evaluasi untuk meninjau sejauh mana keberhasilan program yang telah dijalankan sehingga dapat ditentukan langkah apa saja yang diperlukan agar program bangga kencana dapat berhasil mewujudkan keluarga- keluarga yang berkualitas khususnya di Kota Bukittinggi,” ujar Nauli.(fadhil)