Musrenbang Daerah 2024, Fernando J Simanjuntak: Tentukan Skala Prioritas Meski Dalam Keterbatasan

38

Padangexpo.com, Mentawai- Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Fernando Jongguran Simanjuntak pada saat membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah 2024 di aula Bappeda km 4 Tuapejat pada Selasa(26/3).

Bupati menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan tahun ketiga penyusunan RKPD sebagai penjabaran rencana pembangunan daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai 2023-2026 yang akan menjadi pedoman perencanaan pembangunan.

” Untuk tahun 2025 kita berfokus pada lima sektor pembangunan, yaitu: pertanian,perkebunan, peternakan, perikanan dan pariwisata tanpa mengabaikan pembangunan layanan dasar dan layanan publik penguatan pemberdayaan masyarakat khususnya dalam upaya penumpasan kemiskinan ektrem dan prevalensi stunting ” ujar Fernando.

Bupati juga mengingatkan agar masyarakat Mentawai tidak lengah dan manja akan berlimpahnya sumber daya alam dan tetap memprioritaskan pembangunan berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.

Senada dengan Bupati, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mentawai Yoseph Sarogdok menyampaikan bahwa DPRD mendukung penuh seluruh program pembangunan.

” Semoga apa yang kita bicarakan dan bahas hari ini mampu menghasilkan hal-hal baik demi kemajuan Mentawai. Saya juga berharap kerjasama, dorongan dan dukungan dari semua pihak” harap Yoseph.

Sebelumnya Ketua Bappeda( Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kepulauan Mentawai yang diwakili Sekretaris Emilia Tiurma Butar Butar dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang Daerah 2024 merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017.

“Pelaksanaan Musrenbang merupakan program pembangunan daerah dengan pemangku kepentingan yang nantinya akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani sebagai bahan utama dalam penyusunan RKPD 2025”

Tampak hadir sebagai narasumber Manager UP3N PLN Sumbar, Kepala Kejaksaan Negeri Mentawai, Danlanal, Dandim 0319, Kapolres, Kakansar, Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa , serra tokoh masyarakat se Kabupaten Kepulauan Mentawai. Acara ditutup dengan diskusi dan buka bersama(d13)

BACA JUGA :  Berkas Perkara Tindak Pidana Ustad MS Terkait Pencabulan Anak di Bawah Umur Sudah P21