Tegas, Bupati Perintahkan Proses Rekonstruksi Pasca Banjir Bandang Dikebut

38

Padangexpo.com, Tanah Datar -Rapat evaluasi malam ini, Sabtu (25/05) pukul 20.00 Wib terkait laporan tim gabungan Basarnas tentang pencarian korban yang hilang hingga penetapan penambahan masa tanggap darurat, di pimpin langsung oleh Ketua Satgas Kabupaten Tanah Datar sekaligus Bupati Tanah Datar Eka Putra yang di dampingi oleh Dandim 03/07 TD dan Kapolres Tanah Datar selaku wakil Satgas, serta seluruh tim gabungan Forkopimda dan Basarnas.

Hendri, S.sos selaku OSC ( On Scane Coordinator ) selaku Koordinator Basarnas melaporkan kepada Ketua Satgas bahwa saat ini Basarnas masih tetap fokus pada pencarian korban yang hilang.

“Hingga saat ini belum ada perubahan, dan total korban yang meninggal ada 62 orang sementara yang teridentifikasi sudah ada 60 orang, yang belum di temukan ada 10 orang. Sampai hari ini, pencarian korban masih nihil dan untuk pencarian korban masalah luas wilayah sudah di kuasai namun yang jadi kendala adalah lumpur yang susah di tembus oleh alat yang tersedia. Kita menggunakan eskapator mini, di tambah lagi bantuan dari PMI berupa alat yang bisa menelusuri lumpur, dan sektor yang kita cari korban hilang saat ini adalah sektor D dengan luas wilayah 55 km persegi,” papar Hendri.

Basarnas hingga saat ini juga selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat, apapun permintaan masyarakat akan selalu di penuhi dalam upaya pencarian korban yang hilang.

“Masih ada Sektor E 7, dengan luas wilayah 28 km persegi di kecamatan Tanjung Emas, ada sektor G SRU 6 tim wilayah Sijunjung, lalu SRU BSG Lembah Anai-Muaro Batang Anai,” lanjutnya.

Dan kita juga selalu melaksanakan kegiatan rutin berupa pemeriksaan kesehatan bagi tim dan anggota Basarnas.

BACA JUGA :  Talkshow Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE.MM Dengan Stasiun TV Atas Raihan Prestasinya

Bupati Eka Putra dalam arahannya menyampaikan bahwa untuk data korban yang hilang segera di buatkan berita acaranya.

“Untuk PU PR dan Perkim LH, segera siapkan data rumah yang akan di relokasi, sementara untuk Satpol PP harus ada laporan supaya bisa bekerja untuk membersihkan rumah warga yang terkena lumpur, jangan ke lapangan hanya berfoto ria atau mengambil dokumentasi saja, pendistribusian logistik di pastikan selalu aman dan sampai ke masyarakat,” ujar Bupati Eka Putra.

“Untuk Kadis Sosial supaya bisa berhati-hati untuk pendistribusian bantuan logistik, juga untuk keuangan supaya bisa hati-hati dalam penggunaannya dan berkoordinasi dengan kejaksaan,” lanjutnya.

Terakhir Bupati Eka Putra juga memaparkan tentang update data donasi yang masuk saat ini.

“Uang yang masuk untuk bantuan bencana sampai malam ini adalah Rp 965.492.000, dan saat ini kita masih butuh gas dan tas sekolah, mohon doa dan dukungan masyarakat agar kita semua di beri kekuatan dan kesehatan untuk menghadapi bencana ini, semoga yang hilang segera di temukan,” pungkas Bupati Eka Putra. (Dwi)