Tolak RUU Penyiaran, Aliansi Pers Tanah Datar Akan Hearing Dengan DPRD Tanah Datar

40

Padangexpo.com,  Tanah Datar -Draft RUU Penyiaran yang saat ini sudah mencuat di kalangan insan pers menjadi momok bagi awak media dari berbagai organisasi pers. Salah satu yang menolak keras adalah insan Pers Kabupaten Tanah Datar. Seperti yang di sampaikan oleh Yuldaveri, Ketua PWI Kabupaten Tanah Datar pada kegiatan jumpa pers di aula Dinas Parpora, Senin (03/6) mengatakan bahwa kita sepakat untuk menolak Draft RUU penyiaran yang baru ini.

“Pada pertemuan ini, saya sampaikan kepada rekan-rekan bahwa kita akan lakukan Hearing dengan DPRD Tanah Datar melalui ketuanya dan komisi yang terkait. Kita selaku insan pers Tanah Datar yang tergabung dalam beberapa organisasi wartawan menolak keras RUU penyiaran tersebut, seperti kabupaten kota lainnya. Ini merupakan hal yang menghambat dan mengkebiri kebebasan pers bagi pelaku insan pers, dan ada tiga poin nanti yang akan kita sampaikan ke DPRD terkait penolakan RUU penyiaran tersebut,” ujar Yuldaveri.

Hampir senada, Bonar Surya Winata, Ketua KWRI Tanah Datar mengutuk keras akan hal ini.

“Kita sepakat bersama melalui aliansi pers Tanah Datar untuk menolak keras RUU tersebut. Apabila rancangan ini di sahkan oleh DPR RI, maka yang terjadi adalah pengekangan dan mengkebiri hak dari pada wartawan tersebut untuk bekerja. Ini tidak sesuai dengan UU pers No 40 tahun 1999. Kita coba Hearing dengan DPRD Tanah Datar, namun apabila tidak ada tanggapan maka kita akan menindaklanjutinya dengan membawa rekan-rekan jurnalis untuk melakukan aksi yang lebih besar lagi,” papar Bonar.

Jumpa pers hari ini di hadiri oleh hampir seluruh wartawan Tanah Datar yang tergabung dalam beberapa organisasi wartawan di Kabupaten Tanah Datar. (Dwi)

BACA JUGA :  Rapat Paripurna DPRD, Eka Putra : Pemkab Tanah Datar Targetkan Pendapatan Daerah APBD 2024 Sebesar Rp.968.491.223.850,-