Reses Perorangan Asril, di Nagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek Pada Masa Sidang Kedua Tahun 2024/2025
3 mins read

Reses Perorangan Asril, di Nagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek Pada Masa Sidang Kedua Tahun 2024/2025

padangexpo.com, Agam -Asril, SE, Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Sumatera Barat, lakukan reses perorangan pada masa sidang kedua tahun 2024-2025 ke Daerah Pemilihan Sumbar 3 dengan menjemput aspirasi masyarakat di Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, bertempat di Aula SMA 1 Ampek Angkek, Selasa (18/02-2024).

Reses dibuka oleh Camat Ampek Angkek yang dihadiri oleh Wali Nagari Lambah beserta perangkat Nagari, Wali Jorong di lingkungan pemerintah Kecamatan Ampek Angkek, Babinsa, Babinkamtibmas, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, pemuda dan warga sekitar.

Wali Nagari Lambah, Fiqri Farid mengatakan, banyak permasalahan yang sudah kami terima dari masyarakat diantaranya, terbatasnya informasi dan promosi pemasaran sehingga harga ditentukan oleh tengkulak dan mata rantai pemasaran yang masih panjang sehingga sangat merugikan para petani kita.

Belum optimalnya lembaga dari kelompok tani, masih rendahnya pengetahuan dan terbatasnya informasi mengenai cara menentukan tanaman-tanaman yang baik juga mengenai budidaya pertanian dan peternakan dan sulitnya petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

Keterbatasan modal untuk pengembangan usaha dari pertaniannya dengan baik pengembangan usaha peternakan karena masih bersifat tradisional dan juga untuk pertanian khususnya untuk tanaman padi kita masih sulit mendapatkan sumber air.
Permasalahan di bidang ekonomi, UMKM dan pariwisata kita keterbatasan miodal
Belum terbentuknya galeri UMKM untuk menampung hasil-hasil dari kerajinan.

“Untuk itu, kami sangat berharap melalui reses ini kepada pak Asril selaku anggota DPRD provinsi Sumbar untuk bisa memberikan solusi dan bantuan dana untuk mengatasi masalah dan kendala yang dihadapi masyarakat Nagari Lambah tersebut,” kata Fiqri Farid.

Camat Ampek Angkek, Rahmat Fajri, menyampaikan bahwa reses ini untuk menjemput aspirasi masyarakat, jadi disinilah tempat kita menyampaikan secara langsung segala kebutuhan dan permasalahan di nagari Lambah ini kepada pak Asril selaku anggota DPRD Provinsi Sumbar.

BACA JUGA :  Kepengurusan Dekranasda Kabupaten Agam 2025-2030 Dilantik

Banyak program dan permasalahan yang harus kita laksanakan namun terkendala dengan masalah kondisi alam dan anggaran.
Sejak terjadinya bencana Galodo dan lahar dingin dari gunung Marapi, masih banyak yang belum di normalisasi seperti Aliran air dari Sirangkak Gadang menuju Tabek Gadang yang membutuhkan anggaran sangat besar.

‘Semoga kehadiran pak Asril ini akan membawa solusi dan jalan keluar sehinggs apa program yang sudah kita rencanakan bisa terealisasi melalui bantuan dari pak Asril, apakah itu dari Anggaran pemerintah atau pokok pikiran pikiran ,” ujar Rahmat Fajri.

Asril, menyampaikan, pertemuan dengan masyarakat ini merupakan kegiatan reses perseorangan  untuk menjemput atau menampung aspirasi masyarakat dan kewajiban kami untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut sebagai anggota dewan.

“Semua permintaan masyarakat itu disampaikan melalui proposal, kemudian dilakukan verifikasi oleh instansi terkait mengenai apakah persyaratannya sudah lengkap seperti legalitas, perizinan dan sebagainya,” ujar Asril.

Asril menjelaskan, dari aspirasi yang didapatkan pada reses hari dari masyarakat Nagari Lambah tentunya nanti akan kami bawa ke rapat DPRD provinsi untuk dilaporkan sekaligus akan kita perjuangkan untuk bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2026,” jelas Asril.

Dalam reses ini, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Asril, SE juga menghadirkan dua orang konsultan Bidang Pemberdayaan masyarakat kota dan pembangunan kawasan pedesaan/ pembinaan desa untuk memberikan pengetahuan dan penjelasan secara mendetil kepada masyarakat Nagari Lambah terkait dengan desa tematik.

Adapun aspirasi yang disampaikan masyarakat diantaranya, perbaikan jalan didepan SMA I Ampek Angkek dan kelanjutan pembangunan gedung serbaguna SMA I Ampek Angkek, Pemasangan papin blok di SLB, Perbaikan sumber air dari
Sijangkak sampai Cangkiang,.
Bantuan untuk pemasaran hasil tani kepada investor/koperasi, Perlu tempat pembuangan sampah di setiap jorong, Pengembangan sapi simental, Pengembangan agro polutan, Butuh Pendampingan desa wisata Lambah, dan Galeri di pasar agro. (Fadhil)