padangexpo.com // Limapuluh Kota
Program Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 yang digelar Kodim 0306/50 Kota kembali menghadirkan bukti nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Di Jorong Buluh Kasok, Kenagarian Sarilamak, rumah yang selama bertahun-tahun menjadi simbol keterbatasan kini berubah menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan penuh harapan bagi keluarga Misnawati.
Suasana haru menyelimuti lokasi usai rampungnya program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Senin (20/7/2026). Dengan mata berkaca-kaca, Misnawati tak kuasa menahan tangis bahagia saat menceritakan perubahan besar yang dialaminya.
“Selama bertahun-tahun kalau hujan deras turun, saya tidak bisa tidur karena takut atap bocor dan air sungai masuk ke rumah. Saya tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah yang layak seperti sekarang,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Bagi Misnawati, kehadiran Satgas TMMD/N ke-129 bukan hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga mengembalikan rasa aman dan harapan yang selama ini nyaris hilang. Ia mengaku tersentuh dengan perhatian yang diberikan langsung oleh Komandan Kodim 0306/50 Kota sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Adi Novriadi Nata, yang tanpa sekat duduk bersama warga untuk mendengarkan keluh kesah mereka.
Menurutnya, sikap sederhana dan kepedulian yang ditunjukkan prajurit TNI menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir bagi masyarakat pelosok.
“Pak Dandim sangat baik, berjiwa kesatria dan rendah hati. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memberi kami keyakinan bahwa kami di pelosok tidak dilupakan,” tuturnya.
Kini, rumah yang sebelumnya rapuh telah berdiri kokoh dengan konstruksi yang lebih aman dan siap menghadapi cuaca ekstrem. Perubahan tersebut menjadi wajah baru Jorong Buluh Kasok sekaligus simbol keberhasilan sinergi antara TNI dan masyarakat.
Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf Adi Novriadi Nata, menegaskan bahwa program RTLH dalam TMMD/N ke-129 merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang paling membutuhkan.
“Program ini adalah manifestasi kemanunggalan TNI, pemerintah daerah, unsur adat, dan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga, termasuk yang tinggal di pelosok, memiliki tempat tinggal yang layak sehingga dapat hidup lebih aman dan bermartabat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison. Ia menilai program bedah rumah tersebut telah memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat yang selama ini bergelut dengan keterbatasan ekonomi.
“TMMD/N bukan hanya membawa material bangunan, tetapi juga menghadirkan semangat baru, rasa percaya diri, dan harapan bagi masyarakat. Warga kini merasakan bahwa mereka benar-benar diperhatikan dan tidak lagi merasa terpinggirkan,” ujarnya.
Melalui TMMD/N ke-129, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan, harapan, dan masa depan masyarakat. Kisah Misnawati menjadi potret nyata bahwa sebuah rumah yang layak bukan sekadar tempat berteduh, melainkan fondasi bagi kehidupan yang lebih aman, bermartabat, dan penuh optimisme(Ken)

