padangexpo.com (Padang Pariaman)
Sore itu, sekira pukul 17.00 WIB Sopia Anggraini yang kebetulan anak dari pemilik bengkel baru pulang menjalani rutinitas di lapangan yang berprofesi sebagai jurnalis padang expo untuk wilayah Pariaman dijemput oleh adiknya Deko (33) untuk diajak ke bengkel orang tuanya, karena menurut keterangan Deko ada orang yang mau mengambil mobil dirumah belakang, Rabu 28 September 2022.
Sesampainya di bengkel, Sopia lalu memberitahu kepada Nurmalina Rosi yang kebetulan pemilik mobil tersebut dengan baik-baik,” Mau dibawa kemana mobilnya buk,” ujar Sopi kepada Nurmalina Rosi, lalu dengan entengnya ia menjawab,”Mau ambil mobil saya,”ucapnya.
Dikarenakan tidak ada itikad baik dari sang pemilik mobil, lalu Sopia menegur Nurmalina Rosi,” Jika ibu mau ambil mobil tersebut tidak masalah, tapi dibayar dulu jasa perbaikan mobil ini sama orang tua saya yang belum dibayar,” ujarnya.
Tidak terima dengan perkataan yang dilontarkan oleh Sopia, Nurmalina Rosi lalu tersulut emosi dan adu mulut serta menghina dan mencaci maki.
Saat percekcokan terjadi, tidak lama kemudian Nurmalina Rosi mengajak Sopia untuk masuk kedalam mobilnya, sesampainya di dalam mobil lalu Sopia memberitahu pada adiknya Wendri,”Tolong kamu rekam apapun kejadian yang terjadi didalam mobil ini nanti,” ujar Sopia.
Baru saja mengatakan hal itu kepada adiknya, tiba-tiba Sopia langsung menerima pukulan dari Nurmalina Rosi yang tepat mengenai pelipisnya, namun Sopia tidak membalas. Ia hanya menarik jilbab Nurmalina Rosi. Mendapat kejadian tersebut, dengan cepat Wendri langsung melerai kejadian tersebut, dan keluar dari mobil.
Disaat terlepas Sopia lalu keluar dan lari kedepan mobil yang mau di derek dan adiknya Nurmalina Rosi bernama Wendri memundurkan mobilnya dan hampir menabrak Sopia, untung saja Deko berteriak jika ada orang dibelakang.
Adapun kejadian tersebut terjadi di halaman rumah di Desa Padang Birik birik, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman.
Menurut informasi, mobil jenis dump truck tersebut sudah tergeletak dibengkel tersebut lebih kurang tiga tahun, berhubung uang perbaikan jasa mobil tersebut belum dibayar makanya mobil tersebut masih disimpan di bengkel, karena waktunya sudah cukup lama akhirnya mobil tersebut dipindahkan ke rumah belakang yang tidak jauh dari lokasi bengkel.
Akibat aksi penganiayaan ini, Sopia sebagai korban mengalami lebam di bagian wajah, pergelangan tangan, tidak terima atas perlakuan dari Nurmalina Rosi, akhirnya Sopia melaporkan kejadian tersebut ke Yanmas Polsek Kota Pariaman dengan Nomor Laporan : Lapdu//14/IX/2022/SPKT- Polsek Kota Pariaman dan sekaligus melakukan Visum di RSUD Kota Pariaman untuk melengkapi laporan.
Dalam hal ini, Redaksi Padang Expo meminta kepada pihak Polsek Kota Pariaman untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut, agar pelaku tidak seenaknya saja berbuat, baik kepada masyarakat umum terkhusus kepada Jurnalis.
Apalagi permasalahan tersebut dikabarkan, sang pemilik mobil Nurmalina Rosi tidak membayar uang jasa perbaikan mobil selama lebih kurang tiga tahun.
Dalam hal ini, Dody selaku Pemimpin Redaksi Padang Expo mengatakan,”Jika memang tidak ada uang, dibicarakan baik-baik terlebih dahulu, jangan asal emosi dan serobot saja, kita ini hidup perlu etika dan sopan santun, apalagi dalam pertikaian tersebut anak dari pemilik bengkel adalah wartawan saya,” terangnya.
Dari peristiwa ini, redaksi Padang Expo juga berharap kepada Polsek Kota Pariaman untuk menindaklanjuti permasalahan ini sampai tuntas, Ia menilai, yang dialami oleh wartawannya tersebut sudah mengarah kepada tindakan intimidasi terhadap seorang jurnalis dimana seorang jurnalis dalam menjalankan tugasnya di lindungi oleh Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Kota Pariaman akan melakukan pengusutan lebih lanjut. (d79/red)

