| padangexpo.com (Agam)
Bupati Agam DR. H. Andriwarman, SE.,MM melaksanakan launching Penerapan Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD Puskesmas se Kabupaten Agam yang ditandai dengan pemukulan tambur tansa dan penyerahan Keputusan Bupati Agam PPK BLUD kepada salah seorang Kepala Puskesmas bertempat di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Rabu 2/2/2022.
Tampak hadir dalam acara Launcing Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas, Sekda Agam Drs. H. Edi Busti, M.Si, Kadis Kesehatan dr. Hendri Rusdian, M.Kes, Kepala OPD Terkait, Kepala BPJS Cabang Bukittinggi, Camat dan Kepala Puskesmas se Kab Agam.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Hendri Rusdian, M.Kes melaporkan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam akan melaksanakan perubahan sistem manajemen 23 Puskesmas menjadi PPK BLUD, dimana melalui PPK BLUD ini Kabupaten Agam selangkah lebih maju dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Dijelaskannya Puskesmas sebagai fasilitas Kesehatan tingkat pertama merupakan ujung tombak pelayanan Kesehatan dan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan, bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pembangunan Kesehatan di wilayahnya, sehingga akses masyarakat akan pelayanan Kesehatan yang berkualitas dapat terwujud.
Menurut Hendri, BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan Daerah pada umumnya.
“Dengan menjadi Badan Layanan Umum Daerah ini, maka diharapkan seluruh Puskesmas dapat merencanakan pendapatan dan pengeluaran secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” ungkapnya.
“Kepada 23 Puskesmas yang ada di Kab. Agam dituntut untuk mengelola sendiri manajemen keuangannya. Meski begitu, pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan. Pelayanan kepada masyarakat harus diprioritaskan dan jangan mengutamakan untuk mencari keuntungan semata,” jelas Hendri.
Dengan ditetapkannya puskesmas menjadi BLUD, tentu output yang diharapkan yakni dapat meningkatkan tanggung jawab dan profesionalisme seluruh jajaran puskesmas dalam menyajikan pelayanan kesehatan.
“Setelah menjadi BLUD tidak ada lagi keluhan masyarakat terhadap kinerja puskesmas,” sambung Hendri.
Bupati Agam DR H. Andriwarman, SE.,MM dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Agam maupun kepada semua pihak yang sudah bekerja keras dalam menyiapkan PPK BLUD Puskesmas di Kab Agam
“Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dan sebagai unit pelaksana teknis dinas kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah. Peningkatan puskesmas menjadi puskesmas BLUD Merupakan wujud nyata peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas, “ujar Bupati.
Dijelaskan Bupati, dengan ditetapkannya seruruh Puskesmas di Kabupaten Agam menjadi BLUD “Mari kita tingkatkan kinerja pelayanan kesehatan dan jangan mengutamakan keuntungan semata, tentu output yang diharapkan dapat meningkatkan tanggung jawab dan profesionalisme seluruh jajaran Puskesmas dalam menyajikan pelayanan kesehatan.”
“Selain itu tentu kami berharap penerapan BLUD tersebut tidak sekedar ganti baju dengan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, tapi harus dapat mendorong kultur enterpreuner (inovatif, produktif, efisien, kreatif, gigih dan tanggung jawab) dalam mengimplementasikan kebijakan pemerintah Kabupaten Agam sesuai dengan regulasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan bebas korupsi,” ungkap Bupati.
Andriwarman berharap mutu pelayanan kesehatan dapat ditingkatkan dengan BLUD sehingga pelayanan dapat berkualitas bagi masyarakat. Kepada semua pihak penyelenggara BLUD puskesmas yaitu Dinas kesehatan beserta jajaran serta OPD terkait agar bekerja sama dan saling mendukung dalam pelaksanaan kegiatan BLUD Puskesmas ini. (99 HR)

