padangexpo.com (Tanah Datar)
Pembangunan pada tahun 2021- 2022 dihadapkan pada tantangan yang berat dengan adanya pandemi Covid-19. Perekonomian mengalami kontraksi, pengangguran terbuka dan angka kemiskinan juga mengalami peningkatan. Hal inilah yang mendorong Pandataan Awal Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) 2022.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Datar Chardiman, S.ST, MM disela Pelatihan Petugas Petugas Pendataan Regsosek 2022 Gelombang III yang dilaksanakan 4- 5/9/2022 di Hotel Emersia Batusangkar. Seperti diketahui pelatihan Pendataan Regsosek ini diikuti sebanyak 570 orang yang dibagi menjadi VI Gelombang.
” Regsosek 2022 merupakan kegiatan super prioritas. Saking prioritasnya,dipidato kenegaraan Presiden pada 16/8/2022 lalu, Presiden menyampaikan pentingnya Regsosek 2022 untuk satu data Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat ” ujar Chardiman.
” Regsosek bukanlah program ecek-ecek karena ini menyangkut program Perlindungan Sosial tentang program Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan ” imbuh Chardiman.
Lebih lanjut Chardiman berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar dan sukses dengan menyajikan data berkualitas karena data yang berkualitas didapat dari informasi apa adanya di sebuah rumah tangga dengan melakukan Probing ( teknik yang digunakan pewawancara dalam penggalian informasi dari narasumber) secara maksimal.
Chairil Fadli, Inda ( Instruktur Daerah) BPS Provinsi Sumatera Barat dalam paparannya menyampaikan, tujuan dari Pendataan Awal Regsosek adalah untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk Indonesia yang terdiri atas profil, kondisi sosial,ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat nagari/ desa.
” Regsosek mencakup informasi kondisi sosial ekonomi yang meliputi: sosio ekonomi demografi, perumahan dan sanitasi air bersih, kepemilikan aset, kerentanan kelompok penduduk khusus, informasi geospasial,tingkat kesejahteraan serta informasi sosial ekonomi lainnya” papar Chairil.
Koseka (Koordinator Sensus Kecamatan) Sungayang, Silfia Nila menyampaikan, pada Gelombang III ini diikuti oleh 100 orang peserta dari empat Kecamatan yaitu: Sungayang, Salimpaung, Tanjung Emas dan Lintau Buo. Khusus untuk Sungayang diikuti oleh 26 orang peserta yang terdiri dari 20 orang PPL ( Petugas Pendataan Lapangan), 5 orang PML ( Petugas Pemeriksaan Lapangan ) dan satu orang Koseka ( Koordinator Sensus Kecamatan) yang masuk di kelas A III. ( d13/ dwi)

