Site icon Padang Expo

DPRD Kabupaten Solok Gelar Rapat Paripurna Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020

| padangexpo.com

DPRD Kabupaten Solok menggelar Rapat Paripurna Tentang Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Bupati Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020, yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Solok, Senin 14 Juni 2021.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Ivoni Munir dan Wakil Ketua Lucki Efendi dan dihadiri Bupati Epyardi Asda, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Plt Sekda Edisar, Forkopimda, Plt Sekwan Muliadi Marcos dan SKPD Pemkab Solok.

Pandangan Umum Ketua Umum Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh Septrismen mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok berhasil meraih opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”.

Hal ini membuktikan bahwa dalam pengelolaan keuangan telah memenuhi standar akutansi pemerintahan, yang didukung oleh efektifitas pengendalian internal pemerintahan daerah.

Dalam hal ini, Fraksi Gerindra memberikan Apresiasi atas pencapaian predikat WTP untuk keempat kalinya berturut-turut, semoga Pemerintah Kabupaten Solok tetap mempertahankan predikat WTP ini dimasa yang akan datang.

Selain itu, Fraksi Partai Gerindra menilai bahwa target PAD kita masih jauh dari harapan, untuk itu kita bermohon kepada pihak eksekutif untuk meningkatkan PADnya secara maksimal, agar kemampuan keuangan daerah dari posisi rendah menjadi sedang, penggalian segala potensi PAD  yang ada seperti aset-aset yang kurang terbedayakan, seperti rumah makan, pajak air, pajak bumi dan bangunan,  retribusi parkir, pasar dan lain-lain.

Banyaknya jalan di Kabupaten Solok yang sudah rusak parah, sehingga mengganggu transportasi masyarakat untuk menjual hasil pertaniannya, dan  meminta perhatian khusus dari pihak pemerintahan Daerah, agar jalan yang rusak tersebut diperbaiki kembali, disamping PDAM, karena ini juga menyangkut kebutuhan hajad hidup orang banyak, meminta kepada Pemerintah Daerah, untuk menata kembali semua aset pemerintahan secara rinci baik aset yang lama ataupun yang baru.  Selain itu kepada Pemerintahan Daerah untuk menganggarkan pembelian 5 unit mobil ambulans pada APBD Tahun 2022, agar mobil ambulans ini merata di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Solok, 2 unit bus angkutan pegawai beserta mobil pemadam kebakaran, karena mobil yang ada hari  ini sudah cukup lama.

Sedangkan pandangan Umum Fraksi PAN yang disampaikan oleh Faizal sangat mengapresiasi atas capaian raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap hasil pemeriksaan keuangan Kabupaten Solok tahun 2020 yang dilakukan BPK, Fraksi PAN DPRD Kabupaten Solok menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok

Terhadap realisasi pendapatan dan belanja ini Fraksi PAN DPRD Kabupaten Solok mempertanyakan hal sebagai berikut :

Dalam hal ini, PAN Kabupaten Solok menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

Pandangan Umum Fraksi DEMOKRAT disampaikan oleh Dian Anggraini

Sedangkan pandangan Umum Fraksi PDI HANURA disampaikan oleh Jamaris. Ia mengatakan Pertanggungan Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 dapat kami terima dan dilanjutkan ke pembahasan berikutnya.  Dengan harapan di bawah kepemimpinan Bpk. Epyardi Asda bisa meningkatkan hal sebagai berikut;

Pandangan Umum Fraksi Golkar disampaikan oleh Vivi Yulistia Terhadap realisasi dan Belanja Daerah tahun anggaran 2020, Fraksi Partai Golkar memberikan pendapat dan catatan sebagai berikut:

Kami mengapresiasi dengan hasil pemeriksaan memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Pandangan Umum Fraksi PKS disampaikan oleh Nazar Bakri

Fraksi PKS ingin Mempertanyakan terkait Pendekatan 4 Pilar Pembangunan Kab. Solok

  1. Pilar Pendidikan
  1. Pilar Kesehatan
  1. Pilar Pemerintahan yang baik dan bersih
  1. Ekonomi Kerakyatan

Sektor ekonomi kerakyatan agar diarahkan kepada IT dan digitalisasi. Pelatihan kewirausahaan berbasis IT. Pelatihan Marketing berbasis digital, itu sangat penting untuk dilakukan melalui Dinas Koperindag, agar UMKM kita dapat bertahan di masa pandemi ini.

Pandangan Umum Fraksi Nasdem disampaikan oleh Azwirman yang menjelaskan diantaranya :

Pandangan Umum Fraksi PPP disampaikan oleh Dendi menjelaskan dalam penyusunan dan pembahasan harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip efisiensi, efektifitas, ekonomis, dan tepat sasaran.  Yang lebih penting lagi bahwa APBD harus mencerminkan tanggapan pemerintah terhadap kebutuhan-kebutuhan prioritas masyarakat dan memiliki kapasitas untuk menyelesaikan sebagian besar masalah masyarakat.

Terkait hal ini, Dendi mewakili Fraksi PPP menanyakan beberapa hal terkait Pendapatan Daerah sebesar Rp.  1.139.147.681.879,33  atau 97,95 % kami memandang masih banyak potensi untuk ditingkatkan jika  Sumber pendapatan yang melimpah di Kabupaten Solok, dalam hal ini perlu melakukan evaluasi kinerja di setiap unit kerja/usaha sehingga dapat diketahui kendala yang menghambat peningkatan PAD. (zal/d79)

Exit mobile version