Padangexpo.com, Limapuluh Kota– Kampuang Wisata SARUGO (Saribu Gonjong) adalah sebuah perkampungan adat dengan rumah-rumah gadang dengan atap gonjong yang tersusun rapi membentuk beberapa shaf menghadap masjid. Pada setiap rumah memiliki Gonjong berjumlah Lima yang melambangkan Rukun Islam dengan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.Banyak hal yang bisa dieksplorasi saat berkunjung ke Desa Wisata Sarugo, mulai dari menikmati aneka olahan rendang, sampai kopi kawa daun yang penyeduhannya tidak melalui biji kopi tetapi dengan daun kawa yang telah dikeringkan dan diseduh layaknya menyeduh teh. Tidak hanya kuliner, kerajinan tangan olahan bambu, hingga area Desa Wisata Sarugo yang berpanorama eksotis pun bisa jelajahi.
“Lokasi yang cukup terpencil dan terletak di perbukitan menjadikan Desa Wisata Kampuang Sarugo terjaga, baik budaya maupun keindahan alamnya”, Seperti yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat mengujungi Desa Wisata Sarugo dalam rangka visitasi dan menilai desa wisata yang masuk 50 besar di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 pada tanggal 28 Agustus 2021 lalu.
Diawal tahun 2025 ini, Kampuang Wisata Sarugo kembali mempersembahkan Kado istimewa bagi Kabupaten Limapuluh Kota dengan meraih penghargaan di tingkat Internasional pada ajang Asean Tourism Award untuk Kategori The 5 th ASEAN Homestay Award di Persada Johor Convention Centre, Johor Bahru, Malaysia beberapa waktu lalu.
Bupati Safaruddin saat menerima delegasi Pokdarwis Saribu Gonjong yang dikomandoi Zilbasariko dan didampingi pembina wisata Sarugo, Muhammad Abdi, Jum’at, (31/01/2025), mengaku bersyukur Kampuang Sarugo mampu meraih prestasi di tingkat internasional. “Dengan keanekaragaman potensinya, mulai dari sektor pertanian, tata kelola pemerintahan, ada pula yang menonjol pariwisatanya. Prestasi Kampuang Sarugo semakin memperkuat posisi Limapuluh Kota di kancah pariwisata internasional, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui pengembangan desa wisata,” ucap Bupati Safaruddin.
Keberhasilan Kampuang Sarugo Kata Bupati Safaruddin tentunya akan menjadi pengungkit bagi desa wisata lain di Limapuluh Kota untuk terus berbenah dalam menggaet wisatawan. “Terima kasih Pokdarwis Kampuang Sarugo atas capaiannya. Apresiasi khusus kami berikan kepada Pak Abdi, yang tanpa lelah membimbing para pemuda maupun masyarakat di Kampuang Sarugo sehingga mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Nagari tersebut,” tutupnya
Sementara itu, pembina wisata Sarugo, Muhammad Abdi mengatakan penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2025 yang menjadi ajang pertemuan para pemangku kepentingan pariwisata dari sepuluh negara anggota ASEAN.
Forum ini memiliki peran strategis untuk mendiskusikan dan mempromosikan potensi pariwisata yang berkualitas sekaligus meningkatkan kerja sama antarnegara ASEAN dalam sektor pariwisata

