Padangexpo, Batusangkar-Terkait kekecewaan M. Rafi, bakal calon legislatif (Bacaleg) yang juga kader serta Wakil ketua bidang media dan informatika dari DPD Partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar atas pencalonannya yang tersingkir dari kuota Dapil 1 dimana itu wilayah dia maju untuk bertarung, Rafi angkat bicara soal ini.
Pada penjelasannya Selasa (9/5) kepada Padangexpo.com, Rafi menyampaikan rasa kekecewaannya dengan menerangkan bahwa apa yang sudah ia lakukan untuk berjuang di Dapil 1 ternyata sia-sia.
” Saya maju dari Dapil 1 tanah kelahiran saya. Cuman di Dapil 1 ternyata banyak di duga titipan-titipan dari DPP dan DPW untuk maju juga di legislatif tingkat kabupaten dari Dapil 1. Dan saya selaku kader Nasdem Tanah Datar yang sudah karatan dari tahun 2014, tentu tersingkir begitu saja dengan tidak keluarnya DCS ( Daftar Calon Sementara), entah itu permainan atau politik dari Nasdem, saya juga kurang tau,” terang Rafi.
Lebih lanjut lagi, hal ini sudah ia sampaikan kepada Ketua DPD Nasdem Tanah Datar dengan menemui ketua di ruangannya.
” Tentu saya sampaikan rasa kekecewaan saya dimana jauh-jauh hari saya sudah membina dan memupuk kebersamaan dengan masyarakat saya di Dapil 1, bahkan dua hari menjelang DCS keluar, saya sudah membawa para pendukung dan pemilih saya untuk melaksanakan aksi giat sosial. Dan ini sudah saya lakukan dari tahun 2019. Tapi ternyata DCS saya tidak keluar, tentu saya sangat kecewa dengan Nasdem dan itu sudah saya sampaikan langsung ke Ketua DPD Nasdem Tanah Datar,” sambung Rafi.
” Saya hanya sebagai cadangan saja di Dapil 1, kecewa pasti, namun dengan mencuatnya isu saya gagal di pencalonan ini, banyak dari partai lain yang menawarkan partainya untuk mengajak saya bergabung, namun saya tolak karena hingga saat ini saya masih tetap komitmen dengan Nasdem walaupun say sudah di kecewakan oleh Nasdem karena dari tahun 2014 saya sudah berbuat,” tuturnya.
Ketika di tanya soal peluang ia menang di Dapil 1, Rafi menjawab dengan tegas bahwa ia optimis bisa menang.
” Insyaallah di Dapil 1 peluang saya untuk bisa duduk di legislatif sangat besar dengan target yang tidak muluk-muluk, hanya 1500 suara dan itu saya yakin bisa tercapai,” ujar kader Nasdem tersebut.
Terakhir katanya, ia berharap gimanapun supaya Nasdem maju dan tetap berkibar di Tanah Datar.
Menanggapi hal tersebut, Anggerno Perawito selaku Sekretaris DPD Partai Nasdem Tanah Datar bahwa terkait masalah kadernya yang juga bacaleg M.Rafi, mengatakan kalau hal ini sudah di rapatkan di rapat pleno.
” Di dalam rapat pleno yang di hadiri dewan pakar dan dewan kehormatan, nama kak Rafi itu di awal sudah kita usulkan. Saat ini masih dalam proses, dan sebelum pleno itu sudah kita lakukan yang namanya panelis. Dan dalam pleno terakhir kak Rafi tidak masuk dalam 9 besar,” kata Angger.
” Terakhir kita sampaikan ke kak Rafi untuk masih bertahan di Nasdem. Saat ini SK DCS masih belum keluar, kita masih menunggu. Dan kita tau kak Rafi pasti kecewa, namun di Dapil 1 itu ada 21 orang kalau bicara kader, incumben, struktural dan elektoral. Ini ring penilaiannya dan kak Rafi itu struktural. Semua nama sudah kita plenokan, kita bawa ke DPW dan ke DPP, dan hasilnya ada 9 orang yang sesuai dengan kuota Dapil 1. Yang jelas, saat ini kita tunggu aja SK DCS nya keluar, baru semuanya jelas,” pungkas Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar tersebut. (Dwi)

