padangexpo.com (Padang Pariaman)
Pertemuan dua tokoh penting ini dalam rangka membahas kerjasama antara Pemkab Padang Pariaman dengan Yogyakarta untuk masing-masing mengembangkan potensi wisata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama kedua daerah yang telah dilakukan sebelumnya antar pemerintahan daerah.
Ditandatanganinya MoU ini, agar program-program yang sudah berjalan dapat terus berlanjut untuk kedepan dan saling bersinergi antara Pemkab Padang Pariaman dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fadhly selaku Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama dengan Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko terkait pengembangan kepariwisataan kedua daerah, yang bertempat di Dempo Anai Land, Selasa (15/11) Malam.
Turut menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Pj Wali Kota Yogyakarta Sumadi, Ketua DPRD Padang Pariaman Arwinsyah dan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Rudy R Rilis, dan para undangan.
Dalam hal ini, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan rombongan Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran di Padang Pariaman, dan telah mengunjungi sentra pengolahan coklat, Arfams Durian dan juga Anai Land.
Bupati Suhatri Bur mengatakan,”Atas terlaksananya kerjasama ini, kami berharap kunjungan Pariwisata ke Padang Pariaman bisa terkelola dengan baik. Dalam hal ini kita akan terus belajar dan evaluasi dalam berbagai hal terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengembangkan industri kreatif serta UMKM yang telah berjalan selama ini,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Wali Kota Yogyakarta Sumadi mengatakan, bahwa kerjasama kedua daerah yang sudah terjalin ini sebagai bentuk kolaborasi, khususnya dalam bidang pengembangan kepariwisataan.
Lebih lanjut, Pj Wako Sumadi menjelaskan bahwa Padang Pariaman memiliki potensi yang besar dalam sektor kepariwisataan, yang mana lokasinya strategis sekali mulai dari pintu masuk Bandar udara serta memiliki pantai yang menawan, serta jalur lalu lintas Sumatera.
Pj Wako Sumadi menjelaskan,”Ini merupakan anugerah serta potensi yang besar secara geografis yang tidak dimiliki oleh Yogyakarta. Yogyakarta fokus kepada sosio cultural hingga kunjungan mencapai 5,8 juta wisatawan sampai bulan lalu. Oleh sebab itu, untuk melengkapi kelebihan dan kekurangan masing-masing, maka melalui kerjasama ini sangat penting dan mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti dengan baik untuk kedepan”, ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga M. Fadhly dalam laporannya menjelaskan beberapa hal yang telah tertuang dalam perjanjian kerjasama beberapa kali sudah dibahas secara virtual yaitu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pengembangan kepariwisataan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Padang Pariaman.
Selain itu, untuk pendistribusian dan diseminasi data dan informasi pariwisata dilakukan oleh para pihak maupun dunia usaha pariwisata untuk memasarkan secara bersama, kegiatan promosi dan publikasi yang lainnya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik pada kedua daerah.
Selain itu, akan dilakukan pengiriman delegasi atau perwakilan dari salah satu pihak untuk mengikuti kegiatan kepariwisataan dan ekonomi kreatif, yang diselenggarakan oleh kedua belah pihak lainnya yang dinilai juga sangat penting, serta mengirim pelatih usaha kepariwisataan dan ekonomi kreatif dari salah satu pihak dalam kegiatan pelatihan pariwisata dan ekonomi kreatif yang diselenggarakan oleh pihak lainnya.
Fadhly menjelaskan,”Selain dari hal diatas,nantinya akan dilakukan juga peningkatan kapasitas pariwisata terutama untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya pengelola Kampung/Nagari Wisata serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Kota Yogyakarta dan di Kabupaten Padang Pariaman, dan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, penyusunan program kegiatan serta inovasi untuk saling bersinergi sesuai dengan potensi wisata masing-masing daerah,” ujarnya mengakhiri. (ADP)

