Site icon Padang Expo

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Melalui Dirjen PDSPKP Serahkan BPMK Untuk Nelayan di Painan

| padangexpo.com

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, diwakili Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, melaksanakan kunjungan kerja di Pesisir Selatan, Jumat 4 Juni 2021.

Kedatangan rombongan Dirjen PDSPKP Artati Widiarti, disambut Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariansyah dan Komandan Lantamal, Laksma Hargianto, Kepala Dinas Perikanan, Andi Syafinal, serta Asisten II Mimi Riarty Z, dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Pessel, di TPI Carocok Tarusan Koto XI Tarusan.

Dalam kunjungan tersebut, Dirjen PDSPKP, melakukan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya, meninjau SPBU Nelayan, menyerahkan bantuan modal kerja dengan sistem kredit lunak kepada nelayan, menemui dan dialog singkat dengan nelayan di kawasan pelabuhan perikanan, kemudian rombongan menuju keramba kerapu di perairan Sungai Nyalo, dan meninjau lokasi situs tenggelamnya Kapal MV. Boelongan di Teluk Mandeh

Pada kunjungan tersebut, Dirjen PDSPKP Artati Widiarti, menyerahkan bantuan pinjaman modal kerja (BPMK) sistem kredit lunak dari Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) sebesar Rp 1,23 Milyar kepada kelompok nelayan di Pelabuhan Perikanan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Jumat (4/6).

Penyerahan bantuan kredit tersebut disaksikan Anggota DPD RI, Emma Yohana, Wakil Bupati, Rudi Hariyansyah, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri.

Pada kesempatan itu, juga hadir Plt. Dirjen PT, Muhammad Zaini, Staf Ahli Menteri Bid Esosbud, Darmadi Aries Wibowo, Direktur LPMUKP, Syarif Sjahrial dan Sesdit PRL, Hendra Yusran Siri.

Adapun kelompok dan nelayan yang menerima bantuan kredit tersebut, sebagai berikut, Kelompok Harapan Jaya Bagan Sutera bergerak bidang usaha perikanan tangkap Rp 800 juta, Musrial usaha perikanan tangkap Rp 140 juta. Berikutnya, Syafril Sani usaha perikanan tangkap Rp 140 juta, Afrijan usaha pengolah dan pemasar hasil perikanan Rp 40 juta dan Syafriyaldi usaha perikanan budidaya ikan lele Rp 115 juta. (wild/d79)

Exit mobile version