Site icon Padang Expo

Meriahkan HUT ke 19, Sebanyak 40 UKM Tampil Dalam Solok Selatan Expo, Bupati Khairunas : Ini Upaya Menggenjot Perekonomian, Terutama UKM

padangexpo.com (Solok Selatan)

Dalam rangka mempersiapkan Hari jadi ke 19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan siapkan dua lokasi strategis yang mana akan dipusatkan sebagai pusat kuliner dan oleh-oleh yakni di kawasan Ruang Terbuka Hijau yang berada di Sangir, dan kawasan Ruang Terbuka Hijau di Sungai Pagu Solok Selatan.

Usai membuka Solok Selatan Expo di Padang Aro Bupati Khairunas menyampaikan,”Selain sebagai pusat kuliner, nanti akan disiapkan beberapa stan untuk UMKM menjual oleh-oleh khas Solok Selatan agar wisatawan atau warga daerah lain yang kebetulan singgah di Solok Selatan bisa mengunjungi dengan mudah,” terangnya, Senin (2/1).

Dalam hal ini, Bupati Khairunas menjelaskan,”Untuk meramaikan RTH Solok Selatan yang baru selesai dibangun, minimal sepekan sekali bakal digelar atraksi kesenian atau pagelaran lainnya untuk menghibur warga setempat maupun wisatawan,” ujarnya.

Untuk RTH Solok Selatan selain dilengkapi panggung untuk pagelaran seni dan budaya, juga dilengkapi air mancur dan spot swafoto bagi pengunjung yang datang.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan pelaksanaan merupakan upaya untuk menggenjot kembali perekonomian, khususnya untuk UMKM. Selain itu juga untuk menjadi pemantik tumbuhnya wirausahawan baru di Solok Selatan.

“Bukan hanya hiburan namun digelar untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan memberdayakan UMKM dan IKM di Solok Selatan. Karena dengan adanya event akan datang pengunjung dari luar Solok Selatan sehingga IKM dan UMKM akan mendapatkan konsumen,” kata Khairunas dalam pembukaan UMKM Expo dan Festival Kopi se-Sumatera di RTH Solok Selatan.

Untuk diketahui, Pemkab Solok Selatan memiliki 9.782 UMKM yang bergerak di beberapa sektor usaha, seperti perdagangan, penyedia akomodasi makanan dan minuman, jasa, peternakan dan pertanian, industri pengolahan, serta kerajinan.

Dari ribuan UMKM yang berkembang di daerah itu, katanya tidak sedikit yang mulai berkembang yang pemasarannya bukan hanya dalam skala lokal, melainkan merambah ke provinsi tetangga bahkan telah ekspor.”Seperti rendang dan kopi yang mulai go nasional dan ekspor,” ujar Bupati.

Untuk itu Bupati berharap para pelaku UMKM dan IKM ini terus berupaya meningkatkan usahanya melalui inovasi, pemasaran, dan peningkatan kualitas produk sehingga terus mengalami perbaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda menyampaikan bahwa keberadaan UMKM ke depannya diharapkan bisa memberikan dampak yang lebih besar kepada masyarakat.

Solok Selatan Expo diikuti 40 UKM yang sudah dikurasi langsung oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM.

Kemudian, dalam gelaran Festival Kopi juga dilaksanakan dua perlombaan, yakni lomba cita rasa dan seduh yang akan diikuti oleh peserta pelaku industri kopi di Solok Selatan dan luar Solok Selatan.

Rangkaian kegiatan yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan memiliki dampak baik bagi geliat ekonomi masyarakat, baik di bidang Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

tumbuhnya perekonomian masyarakat pada perayaan HUT Kabupaten Solok Selatan ke-19 tersebut juga berdampak baik bagi peningkatan kunjungan oleh wisatawan lokal dan luar daerah.

“Pelaksanaan kegiatan seperti Solok Selatan Expo yang digelar beberapa hari ini, menjadi daya tarik untuk mengunjungi Solok Selatan. Banyaknya kunjungan untuk menikmati gelaran Solok Selatan Expo, tentu akan menumbuhkan ekonomi masyarakat kita, baik itu dari IKM maupun UKM Solok Selatan,” ujar Zigo, Kamis (5/1).

Zigo Rolanda melanjutkan, perhelatan Solok Selatan Expo diharapkan memang dapat memberikan efek nyata kepada masyarakat Solok Selatan, baik secara perekonomian dan bagi bidang lainnya. Selanjutnya Ketua DPRD Solok Selatan tersebut juga mengharapkan selama pelaksanaan kegiatan dalam rangka HUT Kabupaten Solok Selatan ke-19, agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, karena padatnya kegiatan yang dilaksanakan tentunya berpotensi bagi lingkungan.

“Komunikasi selama kegiatan harus berjalan. Masalah lingkungan tidak hanya menjadi tugas DLH saja, namun semua pihak bertanggung jawab. Di usia Kabupaten Solok Selatan yang ke-19 ini semua pihak baik dari pemda selaku penyelenggara pemerintahan, masyarakat dan tokoh masyarakat memiliki peran. Mari kita melompat dan bekerja sama demi Solok Selatan, agar sama dan melebihi kabupaten/kota lainnya,” ujar Ketua DPRD Solok Selatan tersebut.

Lebih lanjut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop dan UKM) Solok Selatan, Akmal Hamdi juga menjelaskan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2003 tentang Pembentukan Daerah Pemekaran Kabupaten Solok Selatan, Dharmasraya dan Pasaman Barat.

Akmal juga mengatakan,“Solok Selatan Expo kita hadirkan memang untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dan juga memberikan dampak berkelanjutan bagi potensial Kabupaten Solok Selatan. Sehingga secara totalitas kita menghadirkan berbagai IKM dan UKM se-Kabupaten Solok Selatan,” katanya.

Sebanyak 40 UKM se-Kabupaten Solok Selatan dikurasi untuk mengisi Solok Selatan Expo. Kemudian berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan, untuk mengisi pertunjukan seni budaya dari berbagai grup musik dan sanggar seni dan juga mengangkat potensial kopi melalui Festival Kopi Solok Selatan.

Sehingga melalui peningkatan potensial Solok Selatan, kegiatan Solok Selatan Expo diharapkan dapat mengangkat nama Kabupaten Solok Selatan dari berbagai bidang, khususnya perekonomian yang berdampak secara berkelanjutan. (syahril)

Exit mobile version