Site icon Padang Expo

Rapat Finalisasi Kegiatan Pelaksanaan Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi – Agam 2026

Bukittinggi, Padang Expo

Alek Nagari Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi – Agam yang akan digelar pada hari Minggu 26 April 2026 di Galanggang Bukik Ambacang.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam beserta seluruh panitia menghadiri  Rapat Finalisasi kegiatan pelaksanaan Alek Nagari Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi – Agam 2026, bertempat di Aula Balaikota Bukittinggi, Rabu (23/04-2026).

Rapat dipimpin langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias didampingi  Asisten I Pemkab Agam Yunison, Ketua Panitia Pelaksana Januar Jamil, Ketua Umum KONI Kota Bukittinggi Hendra Hendramin, Dispora Kota Bukittinggi, Nenta Oktavia serta dihadiri Disparpora Kab Agam,  Kodim 0304/Agam, Subdenpom, Polresta Bukittinggi serta Turut hadir Kepala LPP RRI Bukittinggi, Ketua Organisasi Wartawan, organisasi perangkat daerah serta kepanitiaan kegiatan.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, pacu kuda menjadi event yang masuk kalender wisata tahunan. Pada April ini, pacuan kuda dilaksanakan melalui APBD Bukittinggi, APBD Agam dan APBD Privinsi Sumbar melalui dana pokir Yesi Endriani. Event ini menjadi salah satu alek nagari, yang bertujuan untuk menggairahkan olah raga berkuda di Sumatra Barat, sekaligus memberikan dampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Ada 80 ekor kuda yang akan berpacu dalam 19 race yang telah disusun oleh panitia dan tim steward. Kami juga mengupayakan Bukittinggi juga masuk dalam event Triple Crown, dimana, tiga kali berturut turut juara di tiga kompetisi triple crown, menjadi kuda terbaik,” ujar Ramlan Nurmatias.

Wako menjelaskan, pada event pacu kuda wisata derby Bukittinggi-Agam 2026 ini, juga dilaksanakan tiga kategori, tanpa dipungut insert atau biaya. “Draf bogie, sagalo dan pemula, tidak dipungut biaya. Sehingga dari 19 race, 8 diantaranya tidak dipungut biaya atau insert dari peserta.

“Ini kita lakukan untuk memotivasi peternak kuda untuk ikut dalam event pacu kuda,” jelas Wako.

Ketua Pelaksana Wisata Derby 2026, Januar Jamil, menjelaskan bahwa ajang ini akan mempertandingkan total 19 race dari berbagai kelas yang telah disiapkan panitia.

Kita laksanakan 19 race yang terdiri dari berbagai kelas, mulai dari tradisional draf bogie hingga puncaknya kelas paling bergengsi, yaitu Derby 1.700 meter yang diikuti tiga ekor kuda terbaik Sumatra Barat.

‘Pacuan kuda di Bukittinggi terbuka untuk umum, tanpa dipungut biaya bagi penonton ataupun retribusi masuk ke kawasan Galanggang Bukik Ambacang,” ujar Januari Jamil. (Rls/fadhil)

Exit mobile version