| padangexpo.com (Solok Selatan)
Masyarakat Solok Selatan mengeluhkan akan hama tikus dan lainnya yang terus menyerang tanaman padi sawah mereka. Hal ini sebagai pemicu rendahnya hasil produksi selama dua kali panen padi di Jorong Sapan Sari, Nagari Persiapan Pekonina Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo.
“Bukan hanya saya saja, tapi petani padi lainnya di daerah sapan sari ini banyak yang mengeluh dengan hasil taninya tahun ini. Sebab sudah dua kali panen selalu diserang hama tikus dan jenis lainnya,” kata NELVA SUSANTI Warga Sapan Sari, Rabu (22/6/2022).
Oleh sebab itu hasil panen Kami sebagai petani tidak memadai lagi, sangat jauh dari yang biasanya hasil panen padi Kami terang NELVA Masyarakat setempat.
Biasanya hasil produksi capai 60 kaleng beridikan 10 gantang dan sekarang hanya 20 kaleng.
“Selain batang padi dirusak, juga buahnya banyak di makan hama tikus,” paparnya.
Dia berharap kepada dinas pertanian dan pemerintah Solsel bisa mencarikan solusinya, agar hasil panen petani bisa seperti biasanya. Sebab dengan kondisi harga pupuk mahal, belum lagi upah menggarap sawah, menanam padi, hingga penyiangan dan pemupukan.
“Panen kali ini tidak sesuai hasil dengan pengeluaran sebelumnya. Kami akui rugi Sudah dua tahun ini akibat hama,” paparnya.
Bukan hanya padi yang sudah berisi saja diserang, tapi untuk bibit yang di semaikan taburkan habis dimakan tikus.
Kemudian juga Cabe diserang Hama buah keliatan bagus batang serta daunnya .tapi Setelah memulai panen satu kalisaja daun serta buah cabe Mulai berubah, daun nya mulai menguning dan buahnya pun mulai ada yang busuk jelasnya.
Sekarang banyak petani di Solsel sedang dalam kesulitan khususnya dikecamatan pauh Duo Nagari persiapan Pekonina jorong sapan sari Harapan masyarakat dinas pertanian bisa mencarikan solusi untuk memberantas Atas keluhan kami katanya. (Syahril)

