| padangexpo.com
Kepala sekolah SMPN 32 Solok Selatan Yulinda Etfita, SH mengundang semua Wali Murid untuk bisa menghadiri acara sosialisasi pelaksanaan Vaksinasi CoVID-19 bagi para siswa di sekolah.
Dalam agenda tersebut, pihak sekolah pun memberikan selebaran kertas surat persetujuan dari orang tua murid untuk anaknya agar bisa mengikuti kegiatan Vaksinasi, Kamis 9 September 2021.
“Hal ini kita lakukan, untuk menekan penyebaran virus CoVID-19 yang akhir-akhir ini semakin meningkat, maka dari itu kita pun meminta kepada para orang tua murid agar mengikuti sosialisasi ini, agar nantinya anak-anak diizinkan untuk mengikuti vaksinasi,” terang Yulinda pada media ini.
Wali Nagari Alam Pauh Duo Zainal Abidin juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat terutama kepada Wali Murid yang hadir dalam ruang sekolah tersebut.
”Jangan takut untuk di vaksin, karena vaksin ini sama dengan suntik cacar waktu dahulu, jika dulu namanya suntik cacar sekarang menjadi suntik vaksin guna menjaga kesehatan anak-anak kita, andaipun ada yang meninggal dunia setelah di vaksin itu berarti sudah ajalnya, sama seperti halnya mantan Wakil Gubernur Sumbar Almarhum Nasrul Abit meninggal dunia karena disebabkan CoVID-19,” terangnya.
Ia juga menjelaskan bahwa apabila sudah memiliki surat atau kartu vaksin, itu sama fungsinya dengan KTP, apabila KTP tertinggal dirumah pada saat darurat, maka kartu vaksin tersebut sudah bisa menggantikan fungsinya sebagai KTP.
Setelah tanya jawab berlangsung, beberapa murid juga mempertanyakan tentang efek dari vaksin tersebut, dan ada juga yang bertanya apabila terjadi sesuatu setelah vaksin bagaimana dan siapa yang bertanggungjawab, katanya.
Dalam hal ini, Dr Dzaki menyampaikan jika ada siswa di SMP 32 Solok Selatan ada keluhan atau gejala lainnya setelah divaksin diharapkan segera menghubungi Puskesmas Pakan Selasa dengan catatan harus jujur jika ada mengidap penyakit, dan apa yang dirasakan setelah di vaksin, ujarnya. (syahril)

