padangexpo.com // Payakumbuh
Pemerintah Kota Payakumbuh menunjukkan keseriusannya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin kuat, pelayanan publik yang berkualitas, serta identitas daerah yang kokoh melalui pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda) strategis bersama DPRD Kota Payakumbuh.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat membacakan jawaban Wali Kota Payakumbuh terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).
Menurut Elzadaswarman, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta memandang pembahasan ranperda bukan sekadar memenuhi agenda legislasi daerah, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Pandangan umum yang disampaikan tersebut merupakan masukan, saran, dan kritikan yang sifatnya membangun serta menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk penyempurnaan tiga ranperda dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah ke depan dengan lebih baik bersama-sama dengan DPRD Kota Payakumbuh,” kata Elzadaswarman.
Tiga ranperda yang saat ini menjadi fokus pembahasan meliputi Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Ranperda tentang Mars Payakumbuh, dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh.
WTP ke-12, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan penghargaan fraksi-fraksi DPRD terhadap keberhasilan Kota Payakumbuh mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 12 kali berturut-turut.
Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Terima kasih kami ucapkan atas apresiasi dari fraksi-fraksi atas pencapaian opini WTP untuk yang kedua belas kali yang diraih oleh Pemko Payakumbuh, yang merupakan upaya kita bersama seluruh komponen penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh,” ujarnya.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas posisi Payakumbuh sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga disiplin pengelolaan keuangan di tengah berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang.
Mars Payakumbuh, Menguatkan Identitas dan Kebanggaan Daerah
Salah satu ranperda yang mendapat perhatian khusus adalah Ranperda tentang Mars Payakumbuh. Pemerintah daerah menilai keberadaan mars resmi daerah bukan hanya simbol seremonial, tetapi juga instrumen penting dalam membangun identitas kolektif masyarakat.
Elzadaswarman menjelaskan, penyusunan regulasi tersebut telah melalui berbagai tahapan konsultasi dan diskusi dengan melibatkan tokoh adat, LKAAM, Bundo Kanduang, seniman, akademisi, hingga unsur masyarakat lainnya.
Menurutnya, mars daerah akan menjadi sarana memperkuat karakter Payakumbuh sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai budaya, kebersamaan, dan semangat pembangunan.
“Ranperda tentang Mars Payakumbuh merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya, menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah, serta membangun semangat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan Kota Payakumbuh yang maju, sejahtera, dan berbudaya,” katanya.
Tirta Sago Didorong Lebih Profesional dan Adaptif
Selain aspek identitas daerah, Pemko Payakumbuh juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat melalui perubahan regulasi terkait Perumda Air Minum Tirta Sago.
Perubahan perda tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar lebih profesional, efektif, dan adaptif terhadap tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa upaya peningkatan layanan air bersih akan terus dilakukan melalui pengembangan sumber air baku, pemeliharaan jaringan distribusi, serta optimalisasi operasional perusahaan daerah.
Di sisi lain, fungsi pengawasan juga akan diperkuat guna memastikan peningkatan kinerja perusahaan berjalan sesuai koridor regulasi yang berlaku.
“Pemko Payakumbuh akan melakukan pengawasan yang efektif melalui Dewan Pengawas sesuai dengan aturan yang berlaku dalam mengawal dan meningkatkan kinerja perusahaan,” tegas Elzadaswarman.
Sinergi Pemko dan DPRD Jadi Kunci
Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan seluruh proses pembahasan ranperda akan dilakukan secara terbuka, konstruktif, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Bagi Pemko, regulasi yang lahir dari proses pembahasan yang matang akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat identitas daerah, menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas.
“Kami meyakini sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD akan menjadi kekuatan utama dalam melahirkan kebijakan yang mendukung kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh,” pungkasnya.
Dengan pembahasan tiga ranperda strategis tersebut, Payakumbuh tidak hanya berbicara tentang regulasi, tetapi sedang menyiapkan fondasi kebijakan yang akan menentukan arah pelayanan publik, penguatan budaya daerah, dan kualitas hidup masyarakat pada masa mendatang(Ken)

