padangexpo.com (Bukittinggi)
Kota Bukittinggi kembali jadi lokasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (AST-PTMA). Rakornas AST PTMA ini dibuka.Gubernur Sumbar melalui Sekdaprov, di Hotel Rocky, Selasa (24/10-23).
Seminar ini, menghadirkan narasumber, Dr. Carlos Eduardo Burgos/ Architect by The National University of the Northeast (UNNE) / Argentina. Prof. Sung Scok Lee / Totori University Japan. Prof. Ir. Ts. Dr. Mohd. Haziman Bin Wan Ibrahim / Universiti Tun Hussein Onn, Malaysia dan Prof. Ir. Ilyas Masudin, MLogSCM, Ph.D / Teknik Industri UMM – Indonesia.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah, Masril, menjelaskan,dalam rakornas ini, dilaksanakan 7th International Conference on Engineering and applied technology (ICEAT) dan Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) XI, yang diikuti 150 orang, 36 fakultas sains dan teknologi se Indonesia dan 19 perguruan tinggi cohost. Kegiatan ini dilaksanakan 23 hingga 27 Oktober 2023, ” jelas Masril.
Rektor UM Sumbar, Dr. Riki Saputra, MA, menyampaikan, UM Sumbar menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah. Kegiatan skala nasional ini, dilaksanakan untuk memperkuat jejaring kerjasama dan sharing ilmu antara Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah se Indonesia.
“Ini adalah pembuktian UM Sumbar selalu bersinergi dengan pemerintah daerah. AST PTMA, terus berkomitmen bersama pemerintah untuk maju mencerdaskan anak bangsa. Kita hidup harus berkolaborasi, sehingga kami UM Sumatra Barat siap menerima masukan yang baik untuk perguruan tinggi agar dapat lebih baik lagi kedepannya,” ujar Riki Saputra.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, melalui Sekda, Martias Wanto, menyampaikan apresiasi dipilihnya kembali Bukittinggi sebagai tuan rumah pelaksanaan rakornas AST-PTMA. UM Sumatra Barat, memang tepat menjadi pelaksana dan memilih kota yang penuh sejarah ini.
“Saya ucapkan terima kasih telah memilih Bukittinggi sebagai lokasi Rakornas. Bukittinggi menjadi kota yang berperan penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Ada Jam Gadang yang jadi icon Kota Bukittinggi. Bahan yang digunakan untuk membangun Jam Gadang ini, juga dapat menjadi bahan penelitian AST-PTMA, karena tidak dibangun dengan semen dan besi,” ujar Martias Wanto.
Gubernur Sumbar, Sekda Provinsi Sumbar, Hansastri, apresiasi pada UM Sumbar, yang telah sukses menjadi tuan rumah rakornas AST-PMT 2023 se Indonesia. Hansastri mengaku bangga bahwa Muhammadiyah mempunyai begitu banyak perguruan tinggi di Indonesia.
“Data terakhir ada 172 perguruan tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia. Tidak banyak organisasi di dunia yang punya perguruan tinggi yang jumlahnya mencapai ratusan. Kita berharap perguruan tinggi Muhammadiyah ini dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan juga menghasilkan riset tentang teknik dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Hansastri.
Sekdaprov mengatakan, Perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia ini, diharapkan bisa menghasilkan karya nyata berupa produk teknologi yang bisa dibanggakan. Misalkan saja, mobil Muhammadiyah seperti mobil esemka atau produk lain, yang berdampak positif bagi kehidupan manusia, membuat kehidupan semakin berkualitas dan efisien,” kata Sekdaprov. (fadhil)

