7 Elemen Masyarakat Kembali Gelar Unjuk Rasa Pada Beberapa Titik di Jakarta

7 Elemen Masyarakat Kembali Gelar Unjuk Rasa Pada Beberapa Titik di Jakarta

padangexpo.com | Jakarta

Sebanyak tujuh elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta Pusat.

Adapun aksi ini secara serentak dilaksanakan dan membawa berbagai isu, mulai dari masalah dana CSR, Kredit Mikro Fiktif dan lainnya.

Dalam keterangannya, Iptu Ruslan Basuki selaku Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat mengatakan bahwa aksi tersebut sudah terdata oleh pihak kepolisian.

“Total ada tujuh elemen dengan tujuh lokasi aksi yang sudah terdata hari ini,” ujarnya kepada awak media, Selasa (2/9) seperti dilansir dari Kompas.

Empat aksi di kawasan Monas

Di Silang Selatan Monas, terdapat empat kelompok massa yang menggelar aksi dengan isu berbeda:

Komunitas Ojek Online Mahasiswa Indonesia (KOMI)

Sekitar 100 peserta menyoroti dugaan tindakan represif anggota Brimob terhadap pengemudi ojek online. Aksi dijadwalkan pukul 10.00 WIB.

Aliansi Rakyat Peduli Energi (ARPE)

Dipimpin Abdul Rahman Soulisa dengan 15 peserta, mereka menuntut pembentukan tim investigasi independen terkait kontrak Pertamina dan Adaro. Aksi berlangsung pukul 10.00 WIB.

Forum Ketua DPW Partai Berkarya

Sekitar 200 peserta menyoroti lambannya Kementerian Hukum dalam mengesahkan kepengurusan hasil Munas I Partai Berkarya. Aksi dijadwalkan pukul 13.00 WIB.

Aliansi Taktis Aksi 177 URC Bergerak

Dipimpin Ernalis dan Firmansyah dengan 300 peserta, kelompok ini melakukan konvoi dari Monas menuju Mako Brimob, Polres Jakpus, dan Kodim 0501 Jakpus. Aksi bertajuk “tebar sejuta mawar kebaikan” digelar pukul 14.00 WIB.

Aksi di Lokasi Lain

Selain di Monas, unjuk rasa juga digelar di sejumlah titik lain:

Bank Indonesia

Pimpinan Cabang Kota Jakpus Pemuda Muslimin Indonesia berunjuk rasa pukul 10.00 WIB dengan 30 peserta. Mereka menuntut transparansi atas dugaan skandal dana CSR.

BACA JUGA :  Bupati Pasbar Hamsuardi Apresiasi Anggota DPR RI Rezka Oktoberia Saat Penyerahan Kode Wilayah Pemekaran 59 Nagari

Kementerian Dikti Saintek, Tanah Abang

Mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun menggelar aksi pada pukul 10.00 WIB. Mereka mempersoalkan keberpihakan tim audit Itjen Kemendikti terkait kasus ijazah ilegal tahun 2022.

Kantor PT Pegadaian, Senen

Aliansi Rakyat Peduli BUMN menggelar aksi pukul 10.00 WIB. Mereka menuntut pemeriksaan terhadap Dirut PT Pegadaian terkait dugaan kredit mikro fiktif di Cabang Syariah Karina Batam.

Dengan banyaknya kelompok yang turun ke jalan pada hari yang sama, aparat kepolisian menyiagakan personel untuk mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif. (*d79/dbs)