Pasca Musdaprov KNPI SUMBAR 2021; Momentum KNPI Sumbar sebagai Laboratorium Kepemimpinan Ranah Minang
| padangexpo.com (Padang – Sumatera Barat)
Oleh : Rijal Akbar Tanjung (Mantan Sekjend PB HMI)
Tepat hari Senin (8/11) masih dalam suasana peringatan 93 Tahun Hari Sumpah Pemuda yang diperingati beberapa hari sebelumnya, KNPI Sumatera Barat secara umum sukses melaksanakan Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) ke-15 di Hotel Truntum Padang, dimana Nanda Satria terpilih sebagai Ketua KNPI Sumbar periode 2021-2024 untuk meneruskan kepemimpinan Ketua KNPI Sumbar periode sebelumnya Fadly Amran yang juga saat ini sebagai Walikota Padang Panjang.
Sejarah dan perkembangan dinamika KNPI pada hakikatnya tidak lepas dari sebuah dinamika yang sangat tajam, namun setelah itu cair dalam satu nafas perjuangan.
Pada hakikatnya KNPI merupakan sebagai wadah berhimpunnya organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang selama ini banyak melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh ditingkat daerah maupun di tingkat pusat.
Dekade terakhir fenomena anak-anak muda direpublik ini sangat menjadi penentu dalam berbagai bidang, seperti banyaknya tokoh-tokoh pengusaha dan tokoh politik muda yang cukup mumpuni hadir dengan perkembangan zaman yang begitu pesat.
Sehingga bersamaan dengan legal standing KNPI sebagai wadah dalam melahirkan kepemimpinan masa depan bangsa, menjadikan KNPI sebagai daya tarik tersendiri oleh berbagai latar belakang dan kepentingan di Republik ini.
Sejalan bersamaan dengan pengaruh dan pergerakan pemuda yang cukup sentral dalam berbagai bidang hari ini, perspektif masyarakat dan elit-elit bangsa terkhusus di Ranah Minang terhadap anak-anak muda hari ini mulai membaik dan memposisikan anak-anak muda sebagai instrumen penting dalam melakukan gerakan perubahan dalam berbagai bidang saat ini.
Oleh sebab itu, KNPI yang merupakan tempat ditempanya anak-anak muda dari berbagai macam latar belakang ideologi seharusnya mampu merespon momentum ini, agar ekspektasi masyarakat dijawab dengan gerakan-gerakan dan narasi yang melambangkan bahwa KNPI adalah nafas perubahan yang digagas oleh anak-anak muda.
Karena jika dikaji sebelumnya bahwa bangsa ini pun digagas oleh para tokoh dan pergerakan yang dilahirkan dibumi Minangkabau, seperti; Bung Hatta, Sutan Syahrir, Tan Malaka dan masih banyak lainya yang rela menghabiskan masa muda dan tuanya hanya untuk memperjuangkan ideologi serta kemerdekaan bangsa ini.
Oleh sebab itu, tidak salah begitu banyak pertanyaan yang muncul hari ini dari berbagai kalangan yang selalu mempertanyakan “Kemana tokoh-tokoh Minangkabau hari ini?” Pertanyaan ini cukup membuat hati kita tertegun dan seharusnya KNPI SUMBAR harus menjawab tantangan ini, dengan menjadikan KNPI ini sebagai instrumen penting untuk melahirkan tokoh-tokoh masa depan yang dibutuhkan Minangkabau kedepan.
Proses ini bukanlah perkara mudah bagi pengurus KNPI periode 2021-2024 untuk menjawab tantangan tersebut. Karna kedepan KNPI akan dihadapkan dengan tantangan eksternal dan internal organisasi yang cukup rumit, seperti halnya secara eksternal kemajuan teknologi informasi hari ini haruslah mampu direspon KNPI bersama kader-kader mereka untuk melihat peluang dalam mengembangkan kemandirian mereka untuk bisa adaptif dan inovatif terhadap tantangan tersebut.
Dilain hal, secara internal dengan berbagai macam dinamika dan warna yang ada didalam tubuh KNPI pengurus hari ini harusnya merapatkan barisan dengan satu nafas perjuangan bahwa lawan mereka bukanlah sesama OKP dan organisasi mahasiswa, namun hakikatnya yang menjadi lawan mereka adalah orang-orang yang hari ini memiliki pengaruh besar dalam berbagai bidang direpublik ini namun tidak memiliki dampak apa-apa terhadap anak muda di masa depan.
Oleh sebab itu, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) masa depan tidak hanya melahirkan politisi-politisi handal yang berada dalam lingkaran partai politik. Namun juga seharusnya mampu melahirkan tokoh-tokoh publik dibidang akademik, entrepreneur, dan abdi negara yang selalu mengalir didalam tubuh mereka pergerakan, perubahan, dan dampak dalam tanggung jawab yang mereka emban.
Sehingga KNPI bisa disebut sebagai laboratorium pemimpin masa depan, terkhusus diranah Minangkabau mengembalikan kembali bahwa Sumatera Barat merupakan pabrik dari tokoh-tokoh republik ini di masa lalu dan dimasa sekarang.
Allahua’alam bishawab
