Wako Bukittinggi Raih Penghargaan Open Defecation Free  dari Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia

Wako Bukittinggi Raih Penghargaan Open Defecation Free  dari Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia

padangexpo.com (Bukittinggi)

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, raih penghargaan kota Open Defecation Free (ODF), yang telah berhasil melaksanakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS) dalam percepatan penurunan Stunting.

Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Dirjen P2P Kemenkes kepada Wali Kota diwakili Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi

pada acara Seminar Nasional Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), di Auditorium Poltekkes Kemenkes Padang, Sabtu (10/09-22).

Kegiatan ini dihadiri okeh, Dirjen Bina Bangsa Kemendagri, Dirjen P2P Kemenkes Sumbar, Dirjen Nakes Kementrian Kesehatan, Ketua Hakli Pusat, Bupati-Walikota se-Sumbar, Ka.Dinkes, Tenaga Sanitarian Kabupaten Kota  se-Sumbar.

Kepala Dinas Kesehatan, Linda Faroza, menjelaskan, Kota Bukittinggi menjadi satu dari lima kabupaten kota di Sumatra Barat, yang berhasil mendapatkan penghargaan ODF dari Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Pemko Bukittinggi dinilai berhasil dalam mewujudkan wilayah Stop Buang Air Besar Sembarangan (S-BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Ini juga menjadi salah satu indikator nantinya dalam penilaian Kota Sehat.

“Dalam penilaian ini Bukittinggi dapat penghargaan dengan indikator 100% ODF terverifikasi Provinsi Sumatera Barat. Ini menjadi suatu prestasi tersendiri, melalui arahan Bapak Wali Kota, setiap kelurahan kita maksimalkan untuk tidak ada lagi warga yang buang air besar sembarangan,” jelas Linda Faroza.

Terpisah, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan apresiasi kepada SKPD terkait dan juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Kota Bukittinggi, yang semakin menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat. Dengan program yang telah disusun dan dilaksanakan untuk mendukung 100% ODF ini, tentunya menjadi salah satu langkah untuk mempercepat penurunan angka stunting.

“Jika masyarakat kita sudah terpelola hidupnya untuk bersih dan sehat, tidak ada lagi yang BABS, tentu kesehatan anak anak juga akan terlindungi, terjaga dari salah satu penyebab stunting. Terima kasih pada seluruh pihak, terutama pada masyarakat Kota Bukittinggi,” ujar Erman Safar. (fadhil)

BACA JUGA :  Kapolda Sumbar Resmikan dan Tandatangani Prasasti Kenaikan Tipe Polres Bukittinggi Menjadi Polresta Bukittinggi