Kalapas Kelas IIA Bukittinggi Tegaskan Tak Ada Narapidana Terlibat Transaksi Narkoba

Kalapas Kelas IIA Bukittinggi Tegaskan Tak Ada Narapidana Terlibat Transaksi Narkoba

padangexpo.com (Bukittinggi)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi, membantah pengakuan seorang pria yang videonya viral di media sosial dan pernah bertransaksi dengan Linda Pudjiastuti atau Mami Linda.

Menanggapi viralnya unggahan akun ERA.id di Twitter pada Minggu (02/04-23) tentang pengakuan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi yang sering bertransaksi narkoba dengan Linda Pujiastuti, Kepala Lapas (Kalapas) Bukittinggi, Marten, buka suara. Pihaknya memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar.

“Berita tersebut tidak memiliki nilai kebenaran atas keseluruhan isinya, serta tidak didasarkan pada fakta-fakta yang sesungguhnya terjadi. Informasi-informasi tersebut bersifat imajinatif dan fitnah belaka secara sepihak, sehingga menyesatkan,” jelas Marten, Senin (03/04-23).

Marten menyampaikan, Pihak Lapas telah melakukan pemeriksaan kamar maupun wajah narapidana. Fakta di lapangan serta berdasarkan verifikasi Sistem Database Pemasyarakatan menunjukkan bahwa tidak pernah ada Warga Binaan Lapas Bukittinggi bernama Febri Kurnia seperti yang dimaksud dalam informasi ERA.id, maupun Linda Pujiastuti. Kedua nama tersebut juga tidak ditemukan dalam data Warga Binaan yang telah bebas.

“Kami juga berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Resor Bukittinggi dan Kepala Satuan Narkoba, bahwa nama tersebut tidak pernah bermasalah hukum di wilayah Bukittinggi,” ujar Kalapas Marten.

Kalapas menegaskan, berdasarkan hal itu, meminta ERA.id untuk mencabut dan menghapus konten tersebut, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Hal tersebut kiranya perlu menjadi perhatian tim ERA.id untuk meneguhkan makna pers itu sendiri sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” tegas Kalapas. (fadhil)

BACA JUGA :  Asril, SE Akan Prioritaskan Pokir Untuk Nagari Pauh Kamang Mudiak Menuju Nagari Kunjungan Wisata Berbasis Kopi