Pasca Serahkan Bantuan Korban Kebakaran, Bupati Tampung Aspirasi Melalui Audiensi dengan Masyarakat Buo
Padangexpo.com, Tanah Datar -Setelah melakukan kunjungan resmi serta memberikan bantuan terhadap korban kebakaran di Nagari Buo bersama rombongannya, kegiatan di lanjutkan dengan audensi di aula kantor Walinagari Buo bersama dengan tokoh masyarakat Buo, Ketua KAN dan BPRN, perangkat nagari, Dinas PUPR Tanah Datar dan juga Ninik Mamak serta tokoh pemuda dan Bundo Kanduang, Selasa (32/10).
Yulkusmayanto, Walinagari Buo menyampaikan aspirasi masyarakat Buo saat audiensi tersebut agar ada Balai Adat dan pemindahan Kantor Walinagari yang baru.
“Pertama, masyarakat kami meminta untuk pembangunan balai adat supaya bisa dilanjutkan oleh pemerintah daerah dan kantor walinagari dipindahkan ke tempat yg baru, sementara terkait Proposal sudah kita berikan juga kepada Hendra Irwan Rahim, pak Bupati,” papar Yulkusmayanto.
Kemudian lanjut Yulkusmayanto, juga terkait sepinya Balai Okok, dimana pasar ini sudah di bangun sejak zaman belanda.
“Lalu ada Bandar Siambek yang sudah hancur dari tahun 2018 dan pembangunannya hanya bersifat sementara. Kemudian diperbaiki dan hancur kembali oleh derasnya air, sekarang sudah di kerjakan kembali. Juga ada jalan ke Kampung Baru. Jalannya Sangat extrim dan sudah menimbulkan korban banyak bahkan ada yang sampai meninggal. Terakhir pak Bupati, mohon Pamsimas Talang supaya bisa digabungkan dengan PDAM, sebab kita sering mengalami kekeringan sumber air, pak,” papar Yulkusmayanto.
Bupati Eka Putra menjelaskan kepada para audiens terkait aspirasi masyarakat Buo yang di sampaikan melalui Walinagarinya. Bupati Eka memaparkan bahwa untuk pelaksanaan pembangunan Balai Adat, anggaran tahun 2023 sudah finish dan bisa di bahas untuk anggaran tahun 2024.
“Nanti kita anggarkan juga untuk pembangunan kantor KAN Buo tapi di mata anggaran untuk tahun 2024. Lalu untuk masalah pasar mohon di selesaikan dulu di nagari supaya pemerintah daerah bisa mentenderkan kegiatan ini nantinya dan targetnya adalah untuk pasar Buo di Tahun 2025 sudah di bangun. Kemudian tentang Banda Siambek. Nanti akan kita tambah pagudananya pada tahun 2024 memakai anggaran daerah,” papar Bupati Eka Putra.
Selanjutnya, Bupati Eka Putra juga menjelaskan bahwa untuk Pamsimas akan di cek kembali oleh Kabid Cipta Karya. Dan untuk Banda Rajo akan dibagi segmen pembangunannya dengan Kemenaker yang memberikan bantuan juga karena duduk status kewenangan dengan BWS (Balai Wilayah Sumbar)harus jelas supaya nanti bisa di bangun oleh pemerintah daerah.
“Untuk kantor Walinagari, tolong upayakan supaya walinagari bisa menyediakan tanah kosong atau ada hibah dari Ninik Mamak agar kita bisa membuat kantor Walinagari yang baru. Namun tidak bisa semuanya saya penuhi karena memang ada kendala teknis termasuk masalah BWS. Nanti kita upayakan agar statusnya jelas karena ini demi kebutuhan masyarakat kita, tapi Insyaallah yang lainnya akan kita realisasikan di tahun 2024,” tutup Bupati Eka Putra. (Dwi)
