Diduga Terkesan Cuek, Pemerintahan Nagari Saruaso Abaikan Kebutuhan Anak Disabilitas

Diduga Terkesan Cuek, Pemerintahan Nagari Saruaso Abaikan Kebutuhan Anak Disabilitas

Padangexpo.com, Tanah Datar-Seorang anak penyandang disabilitas, Dude Abdul Rasid 13 tahun yang beralamatkan Dusun Saruaso Timur, Jorong Saruaso Timur Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar saat ini membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Hal ini di ungkapkan oleh Reni Enggreni, 45 tahun yang merawat anak tersebut dari bayi menjelaskan bahwa sejak bayi, ibu dari Dude ini meninggal waktu melahirkan.

“Sementara ayahnya pergi dan saya yang merawat dari anak ini bayi hingga sekarang. Usianya udah masuk 13 tahun, namun sejak bayi anak ini udah mengalami cacat, pak. Sementara saya nggak bisa meninggalkan anak saya ini untuk bekerja karena saya hanya berdua dengan Dude,” ujar Reni.

Namun ketika di tanya apa saja yang sudah di bantu oleh pemerintah baik nagari maupun daerah, Reni menjawab bahwa dulu beberapa tahun silam sudah di bantu oleh pemerintah daerah. Namun untuk Pemerintahan Nagari hingga saat ini belum ada bantuan yang turun.

“Saya udah minta bantuan ke pemerintahan nagari melalui pak jorong kami pak. Bahkan udah beberapa kali namun tidak pernah di tanggapi. Padahal kami memang butuh untuk anak saya, alasannya gak jelas pak. Entah sampai entah enggak ke pak Walinagari, setahun yang lalu juga udah kami usahakan minta bantuan namun tak di gubris oleh pak jorong dan nagari pak,” lanjutnya.

Kemudian, Reni selaku ibu angkat dari Dude juga menambahkan kalau anaknya memang butuh kursi roda yang khusus buat anak-anak disabilitas.

“Saat ini hanya bisa tidur, kalau duduk harus di dudukkan, kursi roda mahal pak, kami gak sanggup buat membelinya, sementara anak say juga butuh susu dan makanan ringan seperti roti yang ia suka, harus dalam sehari itu ada, pak. Kiriman uang dari anak-anak saya yang udah bekerja pun dalam sebulan tidak mencukupi. Makanya udah sekitar 6 bulan ini hanya saya berikan air putih atau teh manis, pak. Kadang saya beri anak saya sarapan lontong,” imbuh Reni.

BACA JUGA :  Menarik ! Kelana Rasa Culinary Bawa Wisatawan Kenali Kuliner Khas Tanah Datar

Agus Rimayanto, Walinagari Saruaso ketika di hubungi via Handphone menjawab bahwa ia baru tahu kalau ada warganya yang disabilitas.

“Harusnya ini kerja pak jorong yang memberikan informasi ke nagari. Tapi tetap kita tindaklanjuti laporan masyarakat ini. Insyaallah Senin kita urus semua kebutuhan anak kita Dude. Kita akan koordinasi dengan Baznas dan Dinas Sosial,” kata Walinagari dua periode tersebut. (Dwi)