Metria Eliza: Kegiatan Ini Juga Bertujuan Mengenalkan Tanah Datar Sebagai Pusat Peradaban Minangkabau Kepada Dunia Internasional
Padangexpo.com, Tanah Datar-Seminar International Minangkabau Literacy Festival 2 (IMLF) tahun 2024 yang dipusatkan di Tanah Datar yang berlangsung di Gedung Maharajo Dirajo Batusangkar, Jum’at (10/05) langsung di hadiri oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE.MM dan Bunda Literasi Tanah Datar, Lise Vebrina beserta tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia Metria Eliza, S.Pd menyampaikan seminar IMLF 2 dengan tema “Implementasi Merdeka Belajar dalam Bahasa dan Sastra”, ini dikuti oleh 17 negara delegasi dalam dan luar negeri dan dihadiri oleh 1000 orang guru yang memenuhi Gedung Maharajo Dirajo tersebut.
“Sebelumnya kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar, khususnya Bupati Eka Putra yang telah memberikan apresiasi yang luar biasa pada kegiatan ini. Kegiatan IMLF adalah merupakan kegiatan international Minangkabau Literacy Festival dimana hadir beberapa sastrawan, budayawan, akademisi dari 17 negara dengan jumlah delegasi 150 orang dalam dan luar negeri. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari 8-12 Mei yang dimulai di Padang dan dipusatkan di Tanah Datar sejak tanggal 10-12 mei 2024. Kegiatan pada hari pertama di Tanah Datar merupakan seminar internasional dengan mendatangkan pembicara-pembicara ahli dari Rusia, Amerika, spanyol, Vietnam, Malaysia dan Indonesia kegiatan ini seminar dihari oleh 1000 orang guru, mahasiswa dan pelaku budaya dari dalam dan luar provinsi,” ujar Metria Eliza pada kata sambutannya.
Kemudian lanjutnya, kegiatan pada hari pertama diakhiri dengan makan bajamba di rumah kediaman Bupati Kab.Tanah Datar. Di tanggal 11 Mei 2024 atau Sabtu para delegasi dibawa mengunjungi jelajah budaya dengan melihat pacu Jawi, kunjungan ke negeri terindah di dunia dan juga diakhiri dengan malam pagelaran budaya di Lapangan Cinduomato dengan menghadirkan Dadak Badarak tarian tradisional Mentawai dan juga tampilan dari delegasi lainnya. Pagi Minggu para delegasi melanjutkan perjalananya untuk kembali ke Padang.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengenalkan kepada dunia daerah Tanah Datar dengan beragam keelokan alam dan budayanya terutama sebagai pusat peradaban Minangkabau. Para delegasi yang merupakan sastrawan atau penulis menjadi ujung tombak untuk menyiarkan keelokan nagari kita dalam tulisannya sehingga semakin meningkatkan pariwisata kita di masa mendatang. Ini adalah investasi kita untuk ikut andil di mata dunia,” sambungnya.
“Selain guru ini juga hadir dari kalangan budayawan, mahasiswa dari dalam dan luar Provinsi Sumatera Barat,” ucapnya.
Dikatakan Metria Eliza kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dan 2 (dua) di Tanah Datar, hari ini seminar International, bazar UMKM, Bazar Buku, kunjungan ke Istano Basa Pagaruyung.
Tampil sebagai narasumber atau pembicara nasional pada seminar tersebut Prof.dr. Fasli Jalal, SP.GK, Ph.D, Rektor Universitas Yarsi dan Praktisi Pendidikan, Sri Yulianti, M.Pd, Kepala BGP Sumbar, Prof.Dr.Harris Effendi Thahar, M.Pd Guru Besar UNP, Dr. Lily Tjahyandari Universitas Indonesia, Harneli Bahar Bunda Literasi Sumbar dan Lise Vebrina Bunda Literasi Tanah Datar.
Pembicara International Vadim Terekhin (Rusia), Francisco Munoz (Spanyol), Bang Ai Tho (Vietnam), Carlos Aguasaco (USA), Dr.Norzuraina Binti Mohd Noor (Malaysia). (Dwi)
