Total Korban Keracunan Massal MBG di Agam Capai 120 Orang, Kadinkes Hendri Rusdian : 1 Orang Masih Perawatan
padangexpo.com | Agam
Hingga berita ini diterbitkan, tercatat korban keracunan nasi goreng Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Agam, Sumatera Barat mencapai 120 orang yang terdiri dari siswa, guru, hingga orangtua siswa.
Sedangkan tiga orang lainnya masih dirawat di RSUD Lubuk Basung, Sabtu (4/10/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian menjelaskan, “Dari 120 orang korban itu, tinggal 1 orang yang masih dirawat di RSUD Lubuk Basung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian, yang dihubungi Padang Expo, Sabtu (4/10/2025).
Hendri juga menyampaikan bahwa kondisi tiga korban yang masih dirawat dalam keadaan mulai membaik.
“Kondisinya sudah membaik dan akan segera pulang,”ujarnya.
Hendri Rusdian mengatakan korban dirawat di sejumlah tempat, di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, Puskesmas Manggopoh, dan RSIA Rizki Bunda.
Korban terdiri dari siswa, guru, hingga orangtua siswa. Awalnya, korban diawal berjumlah 35 orang pada Rabu (1/10/2025), kemudian bertambah menjadi 85 orang, hingga semuanya mencapai 120 orang.
Sebelumnya, puluhan anak TK dan siswa SD serta seorang guru mengalami keracunan makanan usai menyantap MBG berupa nasi goreng di Agam, Sumatera Barat, Rabu (1/10/2025) sore.
Dalam hal ini, Sekda Agam, M Lutfi, menjelaskan korban awalnya menerima makanan MBG dengan menu nasi goreng pada Rabu (1/10/2025) pada pukul 10.00 WIB. Lalu, sekitar pukul 14.00 WIB, korban mual-mual dan sakit perut sehingga dilarikan ke puskesmas dan RSUD Lubuk Basung.
Berdasarkan penelusuran tim Pemkab Agam, terdapat 2.699 porsi makanan MBG dengan menu nasi goreng yang didistribusikan pada Rabu (1/10/2025). Makanan yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampuang Tangah, Agam, itu didistribusikan untuk 27 sekolah. (d79)
