Perantau Solok Saiyo Sakato S3 Salurkan 15 Ton Beras dan Rp114,7 Juta untuk Warga Terdampak Bencana

Perantau Solok Saiyo Sakato S3 Salurkan 15 Ton Beras dan Rp114,7 Juta untuk Warga Terdampak Bencana

Padangexpo.com | Kabupaten Solok

Kepedulian perantau terhadap kampung halaman kembali diwujudkan secara nyata. Melalui organisasi Solok Saiyo Sakato (S3), para perantau Kabupaten Solok menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 15 ton beras dan uang tunai sebesar Rp114.700.000 untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok. (Senin, 22/12/2025)

Ketua DPP S3 Solok Saiyo Sakato, Prof. Lukman Roka, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kolektif perantau agar kondisi kampung halaman dapat segera pulih pascabencana.

“Kami dari perantau hadir untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian agar kondisi kampung dapat kembali membaik. Bantuan ini diberikan berdasarkan hasil keputusan dan pertimbangan yang telah disepakati bersama,” ujar Prof. Lukman.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Solok. Langkah ini diambil agar para perantau dapat melihat secara nyata kondisi masyarakat di lapangan sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.

Adapun bantuan tersebut difokuskan untuk sejumlah wilayah terdampak bencana, di antaranya Nagari Saniang Baka, Paninggahan, Muaro Pingai, Selayo, Koto Hilalang, Koto Sani, Koto Baru, Air Dingin, serta beberapa daerah lain yang masih membutuhkan perhatian khusus.

Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu yang menyambut langsung kedatangan rombongan perantau S3 menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kontribusi para perantau terhadap masyarakat Kabupaten Solok.

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak warga yang belum dapat kembali beraktivitas secara maksimal, baik di sektor persawahan maupun usaha ekonomi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan langkah dan perencanaan jangka menengah hingga jangka panjang, setidaknya hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Ia juga menyambut baik rencana Ketua Umum S3 beserta jajaran pengurus pusat dan daerah untuk turun langsung ke lapangan. Langkah tersebut dinilai sangat penting agar pimpinan organisasi dapat melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat pascabencana.

BACA JUGA :  Bukti Nyata Sinergi Pemerintah dan Legislatif, Paket Inpres Jalan Daerah Taratak Galundi Alahan Panjang Diresmikan

“Kehadiran pimpinan dan jajaran di lapangan merupakan langkah luar biasa. Ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga dukungan moral yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini,” tegas Bupati.

Berdasarkan laporan yang diterima, kondisi di lapangan secara umum mulai menunjukkan situasi yang lebih kondusif dan stabil. Meski demikian, Prof. Lukman Roka mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan, memperkuat kebersamaan, serta berpikir positif dalam menghadapi masa pemulihan.

Ke depan, kolaborasi antara perantau, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta berbagai pihak dan dunia usaha akan terus diperkuat, khususnya dalam penanganan awal dan proses pemulihan pascabencana, agar masyarakat Kabupaten Solok dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal. (Yosep)